Malang, jejaringindonesia.com – Atraksi drumband dari SDN 5 Tambakasri menjadi daya tarik utama dalam memeriahkan kirab budaya perayaan tradisi Petik Laut di Pantai Perawan Desa Sidoasri Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, Kamis (9/7/2026).
Penampilan sebanyak 50 siswa dengan kostum warna-warni dan bendera kebesaran lembaga tersebut menambah semarak ungkapan rasa syukur nelayan atas hasil laut yang melimpah.
Ditambah lagi dengan merdu musiknya, menciptakan alunan indah, enak didengar, dan mampu membangkitkan emosi positif, merenungkan keindahan alam yang berpadu debur ombak.
Keterlibatan lembaga dalam tradisi Petik Laut ini, selain sebagai bentuk partisipasi sejak dini dalam mengenal kearifan lokal juga menambah kemeriahan acara.
Kepala SDN 5 Tambakasri Wirnoadi S.Pd menerangkan, penampilan atraksi drumband dalam acara petik laut ini sebagai bentuk kolaborasi seperti yang dicanangkan pada kurikulum 2025.
Dikatakannya, kolaborasi lembaga pendidikan dengan desa menjadi sangat krusial. Fokus utamanya adalah memadukan pembelajaran nasional dengan potensi dan kebutuhan lokal
“Karena desa Sidoasri ini sebagai steakholder, kami berusaha berkolaborasi dengan sebaik-baiknya”, jelas Wirnoadi saat ditemui di tengah berlangsungnya acara.
Lanjut Wirnoadi, parade drumband ini adalah salah satu dari ekskul yang ada di SDN 5 Tambakasri. Disebutkannya, selain drumband juga ada ekskul yang lain seperti, atraksi menari, sepak bola, volly dan Pramuka resmi ditetapkan kembali sebagai ekstrakurikuler wajib di sekolah.
“Petik laut ini sebagai pembelajaran untuk anak tingkat SD sebagai media pengenalan kearifan lokal yang mengajarkan nilai-nilai pelestarian budaya, rasa syukur atas rezeki hasil laut, dan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir”, Wirnoadi mengakhiri.
Jurnalis: H. Mansyur Usman.
Editor: Diky Prasetyo.












