Malang, Jejaring Indonesia.com – Desa Sidoasri Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, memperingati hari jadinya ke-19, sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-81 Selasa (25/8/2026).
Tujuan peringatan hari jadi desa yang terletak di kawasan pesisir pantai selatan yang indah dan berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia ini adalah untuk memperkuat kebersamaan warga serta merefleksikan peran penting desa sebagai pusat pertumbuhan dan pembangunan dari bawah.
Sedangkan untuk pagelaran wayang kulit dalam peringatan hari jadi desa tersebut, sebagai wujud syukur atas perjalanan panjang Desa Sidoasri yang ke-19, sekaligus bentuk nyata komitmen pemerintah desa dalam melestarikan seni dan budaya leluhur.
Kepala Desa Sidoasri Andiek Ismanto menyampaikan, peringatan hari jadi Desa Sidoasri yang ke-19 ini mengusung tema “Semangat perubahan yang berkelanjutan”.
Tema itu menjadi dorongan dan tekad Andiek Ismanto bersama masyarakat merawat kemajuan desa agar terus tumbuh, kuat, dan bermanfaat secara jangka panjang tanpa merusak masa depan.
Lebih lanjut, Andiek menyampaikan bahwa peringatan hari jadi desa Sidoasri yang ke-19 ini merupakan momentum untuk merefleksikan sejarah, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan semangat gotong royong antarwarga.
Ia berharap, melalui kegiatan budaya seperti ini, kecintaan masyarakat terhadap tradisi lokal dapat terus tumbuh dan diwariskan kepada generasi muda.
Kegiatan ini, sambung Andiek sudah dirangkai jauh sebelumnya. Ada hal yang unik dan menarik yaitu sepak bola kreasi. Dimana pemainnya laki-laki dan perempuan sama-sama mengenakan daster.
Aturan dasarnya mirip sepak bola biasa, tetapi pemain sering kesulitan berlari karena daster yang panjang atau tersangkut. Lomba ini bertujuan menghibur warga, memeriahkan suasana agustusan, dan mempererat kebersamaan.
Selain itu juga ada sunat massal yang diperlakukan secara cuma-cuma alias gratis. Kemudian ada lomba kebersihan lingkungan di setiap RW. Berlanjut dengan istiqosah dan ibadah umum bagi umat nasrani.
“Acara terakhir yaitu pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan dalang ki Paksi Chandra Wibatsuh dengan judul ceritera Gatutkaca Krida. Untuk bintang tamunya yaitu Bambang Balowo dan Niken Salindri”, ungkap Andiek Senin (24/8/2026).
Jurnalis: H.Mansyur
Editor: Diky Prasetyo












