Dokter THT Ingatkan Bahaya Sound Horeg: Bisa Picu Gangguan Pendengaran Permanen

- Redaktur

Rabu, 19 Agustus 2026 - 05:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com – Kemeriahan karnaval dengan sound system berdaya besar atau yang dikenal “sound horeg” menjadi daya tarik masyarakat di berbagai daerah. Namun di balik kemeriahannya, paparan suara dengan volume sangat keras menyimpan potensi bahaya bagi kesehatan pendengaran.

Hal tersebut disampaikan dr. Yohanes Dimas, Sp.THT-KL saat ON AIR di Radio Bintang Tenggara 95.6 FM, Senin 18 Agustus 2026.

Menurut dr. Dimas, telinga memiliki mekanisme perlindungan alami melalui refleks stapedius yang berfungsi mengurangi getaran suara keras menuju telinga bagian dalam.

“Namun mekanisme tersebut tidak selalu mampu melindungi telinga dari paparan suara yang sangat kencang, apalagi jika berlangsung berulang dan dalam durasi lama,” jelasnya.

Anak-anak dan lansia disebut sebagai kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih karena lebih rentan terhadap dampak suara bising.

Salah satu keluhan yang sering muncul adalah tinnitus atau telinga berdenging. Keluhan ini biasanya baru terasa saat berada di tempat tenang, seperti malam hari atau keesokan harinya setelah acara.

Jika paparan suara keras terus berulang dan tidak ditangani, kondisi tersebut berisiko menyebabkan penurunan fungsi pendengaran yang menetap.

dr. Dimas mengimbau masyarakat agar bijak menikmati hiburan. Gunakan pelindung telinga, jaga jarak dari sumber suara, dan batasi durasi paparan agar kesehatan pendengaran tetap terjaga.

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru