Spektakuler Sengguruh 2026 Menggelegar, Ribuan Warga Tumpah Rayakan HUT ke-81 RI

- Redaktur

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, Jejaringindonesia.com – Ribuan masyarakat memadati Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (29/8/2026). Mereka tumpah ruah menyaksikan kemeriahan Spektakuler Sengguruh 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mengusung tema “Bersatu, Desa Maju!”, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan karnaval, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan kreativitas, seni, budaya, serta semangat kebersamaan.

Kepala Desa Sengguruh H. Jamburi mengatakan, Spektakuler Sengguruh merupakan kegiatan yang terus dikembangkan dari tahun ke tahun. Panitia, kata dia, berupaya menghadirkan konsep yang semakin menarik dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.

“Terkait kegiatan Spektakuler Sengguruh, panitia mencoba menerapkan teknologi terkini secara bertahap setiap tahunnya,” ujar Jamburi.

Menurutnya, pengembangan kegiatan tersebut dilakukan bukan semata-mata untuk mengejar kemeriahan. Lebih dari itu, pihak desa ingin memberikan ruang kepada masyarakat untuk berkumpul, berkreasi dan membangun kebersamaan.

“Melihat antusiasme masyarakat Sengguruh yang luar biasa, kegiatan ini diharapkan dapat terus tumbuh, berkembang, serta diterima oleh masyarakat luas,” katanya.

Rangkaian Spektakuler Sengguruh 2026 dimulai sejak Kamis (27/8/2026) melalui agenda Gala Dinner. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan check sound pada Jumat (28/8/2026), sebelum memasuki puncak acara berupa karnaval pada Sabtu (29/8/2026).

Karnaval dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga malam. Puluhan kelompok peserta dari berbagai unsur masyarakat ikut ambil bagian.

Sedikitnya terdapat 10 dusun, 23 RT, 3 RW, lembaga pendidikan dan berbagai elemen masyarakat yang terlibat. Mereka membawa konsep serta kreativitas masing-masing untuk memeriahkan perayaan kemerdekaan.

Beragam pakaian adat Nusantara juga menghiasi jalannya karnaval. Mulai dari pakaian adat Madura, Dayak, Jawa, Malangan hingga Betawi ditampilkan peserta.

Salah satu yang menarik perhatian adalah penampilan siswa-siswi MI Bilingual Al-Ikhlas dengan konsep “Sekolah Berbasis Alam dan Inklusi”. Pesan mengenai pendidikan ramah lingkungan dan inklusif dikemas melalui penampilan yang kreatif dan menghibur.

Sementara itu, SMP Negeri 5 Kepanjen membawa tema “Merawat Jati Diri Bangsa: Kolaborasi dan Kreativitas Warga”.

“Kegiatan ini bukan hanya milik pemerintah desa, tetapi menjadi ruang bersama bagi seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dan menunjukkan kreativitasnya,” tegas Jamburi.

Ia juga mengingatkan agar kemeriahan kegiatan tetap diimbangi dengan ketertiban.
“Kemeriahan tentu kita harapkan, tetapi ketertiban dan keamanan juga menjadi hal yang harus kita jaga bersama,” tuturnya.

Antusiasme terhadap Spektakuler Sengguruh 2026_ tidak hanya datang dari warga setempat. Sepanjang jalur karnaval, masyarakat memadati sejumlah titik. Menariknya, penonton juga datang dari luar Kabupaten Malang, bahkan dari Denpasar, Bali, hingga Kalimantan.

Kondisi tersebut dinilai menjadi potensi tersendiri bagi Desa Sengguruh untuk semakin dikenal melalui kegiatan seni, budaya dan kreativitas masyarakat.

“Harapannya kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga bisa memberikan kontribusi terhadap perekonomian masyarakat dan pendapatan daerah,” jelas Jamburi.
“Ketika banyak orang datang, tentu ada pergerakan ekonomi yang bisa dirasakan oleh warga,” tambahnya.

Usai karnaval, kemeriahan berlanjut pada malam hari. Sebanyak 18 sound horeg turut ambil bagian termasuk Brewok Audio yang cukup dikenal di kalangan penggemar sound horeg Malang.

Jamburi mengatakan seluruh rangkaian kegiatan tanggal 27 sampai 29 Agustus sudah dikoordinasikan dengan Bupati Malang maupun pihak Polres.

“Kami ingin kegiatan berjalan dengan tertib, aman dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang datang,” imbuhnya.

Lebih jauh, Jamburi berharap Spektakuler Sengguruh tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata.

“Yang paling penting adalah bagaimana kegiatan ini bisa membangun harmoni masyarakat, agama dan budaya dalam satu tekad untuk mewujudkan Sengguruh yang hebat,” pungkasnya.

Spektakuler Sengguruh 2026 akhirnya menjadi lebih dari sekadar parade. Perpaduan karnaval, seni, budaya, pendidikan, kreativitas warga dan hiburan malam memperlihatkan kuatnya partisipasi masyarakat dalam merayakan kemerdekaan.

Jurnalis: Diky Prasetyo
Editor: Redaksi

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru