Tegas! Kades Bajulmati Larang Sound Horeg di Karnaval HUT RI Tahun Depan

- Redaktur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com – Pemerintah Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, memastikan tidak akan mengizinkan penggunaan sound horeg dalam karnaval peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun depan.

Keputusan itu diambil setelah pelaksanaan karnaval pada Minggu (24/8/2026) menuai keluhan dari warga dan tokoh agama. Karnaval dalam rangka HUT RI ke-81 itu diikuti pelajar dan masyarakat umum, namun sejumlah peserta menggunakan sound horeg dengan volume sangat keras hingga menimbulkan protes.

Kepala Desa Bajulmati, Achmad Thoha mengatakan, awalnya ia memaklumi kreativitas peserta. Namun setelah melihat langsung dampaknya di lapangan, Pemdes memutuskan untuk mengevaluasi total.

“Sound horeg tidak ada kaitannya dengan substansi peringatan kemerdekaan. HUT RI ini momentum kita untuk bersyukur dan menghormati perjuangan para pahlawan, bukan ajang yang mengganggu kenyamanan warga,” tegas Achmad Thoha.

Ia mengaku terdampak langsung. Suara yang terlalu keras mengganggu warga, termasuk yang sedang sakit dan membutuhkan ketenangan.

Selain kebisingan, Kades juga menyoroti hiburan joget atau dansa yang dinilai kurang sejalan dengan nilai-nilai peringatan kemerdekaan. Ia juga mengingatkan potensi gangguan kesehatan pendengaran, terutama bagi anak-anak yang menonton dari jarak dekat.

Untuk tahun depan, Pemdes Bajulmati akan mengarahkan peserta menggunakan sound system biasa dengan volume wajar dan konsep yang lebih edukatif.

“Karnaval ke depan harus jadi ajang menumbuhkan nasionalisme, kreativitas, dan tetap menjaga ketertiban serta kenyamanan bersama,” tutupnya.

 

Jurnalis: Boby

Editor: Diky Prasetyo 

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru