Rahmatvevo dan Pemuda Dumai Kritik Penyegelan Lapak Kuliner Jaya Mukti: Kebijakan Tanpa Solusi, Rakyat Kecil Jadi Korban

- Redaktur

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI, Jejaringindonesia.com – Rahmatvevo bersama sejumlah pemuda Kota Dumai menyoroti penyegelan lapak di kawasan Kuliner Jaya Mukti. Aksi penertiban yang dilakukan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Dumai itu dinilai berdampak langsung terhadap pelaku usaha kecil.

Para pemuda mengkritik kebijakan tersebut karena dianggap tidak disertai solusi bagi para pedagang.

Menurut Rahmatvevo, langkah penyegelan berpotensi menghilangkan sumber penghasilan masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas berjualan di kawasan Kuliner Jaya Mukti.

“Kami tidak menolak penegakan aturan. Namun, pemerintah seharusnya mengedepankan solusi, seperti memberikan pembinaan, tenggat waktu, atau menyediakan lokasi alternatif. Jangan sampai rakyat kecil menjadi korban kebijakan yang tidak berpihak,” tegasnya.

Ia juga meminta Disporapar Kota Dumai membuka ruang dialog dengan para pedagang agar penyelesaian persoalan dapat dilakukan secara adil tanpa mengorbankan mata pencaharian masyarakat.

Rahmatvevo berharap Pemerintah Kota Dumai segera mengevaluasi kebijakan tersebut dan mencari jalan keluar yang mengakomodasi kepentingan pedagang sekaligus menjaga ketertiban kawasan kuliner.

Para pemuda Dumai menilai pemerintah harus hadir sebagai pemberi solusi, bukan hanya melakukan penertiban. Mereka berharap polemik penyegelan lapak Kuliner Jaya Mukti dapat diselesaikan melalui musyawarah sehingga tidak menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Jurnalis: Edo Risky
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Forum RKB Bahas Tantangan Lapas Banyuwangi: Overkapasitas hingga Dominasi Kasus Narkotika
AirNav Bantu Turbin Listrik untuk Warga Kampung Seling Banyuwangi
ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang
Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:20 WIB

Forum RKB Bahas Tantangan Lapas Banyuwangi: Overkapasitas hingga Dominasi Kasus Narkotika

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:10 WIB

AirNav Bantu Turbin Listrik untuk Warga Kampung Seling Banyuwangi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:02 WIB

ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari

Berita Terbaru