Bau Limbah Pabrik Tahu Ganggu Warga Tapaklembu Sempu, Satpol PP di Minta Turun Tangan

- Redaktur

Jumat, 11 September 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com — Warga Dusun Tapaklembu, Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, Banyuwangi mengeluhkan bau tak sedap yang diduga berasal dari limbah produksi tahu.

Keluhan itu ditindaklanjuti Satpol PP Kecamatan Sempu dengan melakukan pengecekan ke lokasi pada Sabtu 11 September 2026. Hasilnya, aroma menyengat masih tercium di sekitar permukiman warga, meskipun limbah cair dari usaha tersebut sudah dialirkan ke Instalasi Pengolahan Air Limbah atau IPAL.

Koordinator Satpol PP Kecamatan Sempu Oktavianto Yuda mengatakan, pemeriksaan dilakukan setelah menerima laporan warga yang disampaikan berulang kali. Petugas menelusuri area produksi hingga saluran pembuangan untuk memastikan sumber bau.

“Saat kami cek, bau masih cukup menyengat. Artinya pengolahan melalui IPAL belum sepenuhnya efektif mengatasi keluhan warga,” ujar Yuda.

Dari hasil pengecekan, aspek perizinan usaha tidak ditemukan masalah. Dokumen operasional pabrik tahu dinyatakan lengkap. Karena itu, fokus penanganan saat ini diarahkan pada dampak lingkungan.

Untuk mencari solusi, Satpol PP Sempu berencana memfasilitasi mediasi antara pemilik usaha dan perwakilan warga. Mediasi diharapkan menghasilkan kesepakatan teknis agar kegiatan produksi tetap berjalan tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat.

Beberapa opsi yang akan dibahas dalam mediasi antara lain perbaikan sistem IPAL dan penambahan zat pengurai bau.

“Kami upayakan ada solusi yang saling menguntungkan. Produksi tetap jalan, tapi warga juga nyaman,” pungkas Yuda.

Jurnalis: Boby
Editor: Diky Prasetyo
Sumber: Satpol PP Kecamatan Sempu

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru