Dokkes Polres Malang Turun ke Lokasi Karhutla, Bantu Petugas yang Kelelahan dan Terluka

- Redaktur

Senin, 14 September 2026 - 03:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, Jejaringindonesia.com – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) wilayah Pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, tak hanya berfokus pada pemadaman api. Tim Dokkes Polres Malang turut turun langsung memberikan dukungan kesehatan bagi petugas gabungan yang berjibaku di lapangan.

Tim medis Dokkes Polres Malang memberikan pemeriksaan dan pengobatan kepada sejumlah petugas yang mengalami kelelahan maupun luka ringan selama menjalankan proses pemadaman.

Petugas juga dibekali masker untuk membantu melindungi saluran pernapasan dari asap dan debu yang muncul di sekitar lokasi kebakaran.

Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono mengatakan dukungan kesehatan diberikan karena petugas harus bekerja di medan yang cukup berat dan terpapar asap selama proses pemadaman.

“Petugas di lapangan bekerja cukup berat, sehingga kondisi kesehatan mereka juga harus diperhatikan. Dokkes Polres Malang turun langsung untuk memberikan pemeriksaan, pengobatan bagi petugas yang mengalami keluhan maupun luka, serta membagikan masker,” kata Budiono, Senin (14/9/2026).

Menurutnya, dukungan medis tersebut menjadi bagian dari penanganan karhutla agar petugas tetap dapat menjalankan tugas dengan kondisi yang terpantau.

“Kalau ada petugas yang kelelahan atau mengalami luka saat bertugas, bisa langsung mendapat penanganan. Kami juga mengingatkan petugas agar tetap memperhatikan kondisi tubuh dan tidak memaksakan diri ketika membutuhkan istirahat,” ujarnya.

Dukungan kesehatan dilakukan bersamaan dengan upaya pemadaman dan pendinginan yang masih berlangsung di sejumlah titik kawasan TNBTS.

Pada Minggu siang, petugas gabungan masih melakukan pemadaman manual menggunakan water sprayer dan hydran portable di lokasi yang hanya dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda dua dan berjalan kaki.

Sementara itu, sejumlah kawasan seperti Blok Batengan, Blok Painem dan Blok Kentongan masih dalam proses pembasahan atau pendinginan. Di Blok Painem juga masih terdapat titik api yang berada di lereng curam dan sulit dijangkau melalui jalur darat.

Budiono mengimbau petugas maupun masyarakat yang berada di sekitar kawasan terdampak untuk memperhatikan kondisi kesehatan, terutama ketika asap mulai menebal.

“Jika mengalami sesak, pusing, mual, kelelahan berlebihan atau keluhan kesehatan lainnya, jangan dipaksakan. Segera beristirahat dan mendapatkan pemeriksaan,” pungkasnya. (u-hmsresma)

*MALANG* – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) wilayah Pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, tak hanya berfokus pada pemadaman api. Tim Dokkes Polres Malang turut turun langsung memberikan dukungan kesehatan bagi petugas gabungan yang berjibaku di lapangan.

Tim medis Dokkes Polres Malang memberikan pemeriksaan dan pengobatan kepada sejumlah petugas yang mengalami kelelahan maupun luka ringan selama menjalankan proses pemadaman.

Petugas juga dibekali masker untuk membantu melindungi saluran pernapasan dari asap dan debu yang muncul di sekitar lokasi kebakaran.

Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono mengatakan dukungan kesehatan diberikan karena petugas harus bekerja di medan yang cukup berat dan terpapar asap selama proses pemadaman.

“Petugas di lapangan bekerja cukup berat, sehingga kondisi kesehatan mereka juga harus diperhatikan. Dokkes Polres Malang turun langsung untuk memberikan pemeriksaan, pengobatan bagi petugas yang mengalami keluhan maupun luka, serta membagikan masker,” kata Budiono, Senin (14/9/2026).

Menurutnya, dukungan medis tersebut menjadi bagian dari penanganan karhutla agar petugas tetap dapat menjalankan tugas dengan kondisi yang terpantau.

“Kalau ada petugas yang kelelahan atau mengalami luka saat bertugas, bisa langsung mendapat penanganan. Kami juga mengingatkan petugas agar tetap memperhatikan kondisi tubuh dan tidak memaksakan diri ketika membutuhkan istirahat,” ujarnya.

Dukungan kesehatan dilakukan bersamaan dengan upaya pemadaman dan pendinginan yang masih berlangsung di sejumlah titik kawasan TNBTS.

Pada Minggu siang, petugas gabungan masih melakukan pemadaman manual menggunakan water sprayer dan hydran portable di lokasi yang hanya dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda dua dan berjalan kaki.

Sementara itu, sejumlah kawasan seperti Blok Batengan, Blok Painem dan Blok Kentongan masih dalam proses pembasahan atau pendinginan. Di Blok Painem juga masih terdapat titik api yang berada di lereng curam dan sulit dijangkau melalui jalur darat.

Budiono mengimbau petugas maupun masyarakat yang berada di sekitar kawasan terdampak untuk memperhatikan kondisi kesehatan, terutama ketika asap mulai menebal.

“Jika mengalami sesak, pusing, mual, kelelahan berlebihan atau keluhan kesehatan lainnya, jangan dipaksakan. Segera beristirahat dan mendapatkan pemeriksaan,” pungkasnya.

 

Jurnalis: Hafid

Editor: Diky Prasetyo 

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru