ASDP Sampaikan Permohonan Maaf, Antrean di Ketapang-Gilimanuk Mencapai 13 KM

- Redaktur

Senin, 7 September 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com — PT ASDP Indonesia Ferry menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jasa akibat antrean kendaraan di jalur penyeberangan Ketapang – Gilimanuk yang mencapai 13 kilometer pada Senin, 7 September 2026.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menjelaskan, kepadatan dipicu lonjakan kendaraan logistik serta berkurangnya kapasitas layanan.
“Kami memahami dampak yang dirasakan masyarakat, khususnya pelaku logistik yang membutuhkan kepastian waktu perjalanan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” ujarnya.

Untuk mengurai antrean, ASDP mengoperasikan 24 kapal berkapasitas besar dan menerapkan pola Tiba Bongkar Berangkat dengan melibatkan 6 kapal. Pola ini bertujuan mempercepat proses bongkar muat dan memangkas waktu sandar di dermaga.

Kendati demikian, percepatan layanan tetap mengedepankan keselamatan. Penyesuaian operasional mempertimbangkan kapasitas dermaga, arus kendaraan, serta keselamatan penumpang dan awak kapal.

General Manager ASDP Cabang Ketapang Media Syahrianto menambahkan, kepadatan juga dipengaruhi tidak beroperasinya satu pasang dermaga di Ketapang dan Gilimanuk. Saat ini dermaga tersebut tengah ditingkatkan kapasitas bebannya menjadi 50 ton sebagai persiapan angkutan Natal, Tahun Baru, dan Idul Fitri 2027.

“Koordinasi dengan regulator terus kami intensifkan untuk mengatur arus kendaraan, terutama logistik, agar antrean cepat terurai. Penumpang yang sudah memiliki tiket tetap kami layani sesuai ketentuan,” tegas Media.

ASDP mengimbau pengguna jasa untuk memperhitungkan tambahan waktu perjalanan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo
Sumber: PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru