Kawah Ijen Ditutup Sementara karena Kebakaran Hutan

- Redaktur

Jumat, 4 September 2026 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi, Jejaringindonesia.com – Kebakaran terjadi di hutan kawasan Pegunungan Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur. Api bahkan telah merembet mendekati kawasan Pondok Bunder yang merupakan jalur pendakian menuju Kawah Ijen, Jumat (4/9/2026). Kondisi ini membuat akses pendakian menuju Kawah Ijen ditutup sementara.

“Demi keselamatan, pendakian ke Kawah Ijen ditutup sementara. Saya minta seluruh OPD terkait untuk backup penanganan pemadaman kebakaran,” kata Bupati Banyuwang Ipuk Fiestiandani, saat memimpin rakor OPD, membahas kebakaran Ijen, Jumat (4/9/2026).

Ditambahkan Kepala Pelaksana BPBD Banyuwangi Partana, titik api pertama kali terdeteksi di kawasan hutan dan perkebunan Pasewaran, Kecamatan Kalipuro, pada Rabu (2/9/2026). Petugas langsung melakukan penanganan secara bertahap untuk mencegah kebakaran meluas.

Penanganan berlanjut hingga Kamis dini hari. Tim gabungan mulai melakukan penyemprotan di kawasan TWA Ijen sekitar pukul 02.00 WIB, termasuk memantau wilayah hutan yang berada di Desa Tamansari. BPBD Banyuwangi bersama sejumlah pihak hingga kini masih bersiaga menangani kebakaran.

Untuk memperkuat pengawasan, pos pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) disiapkan di kawasan Paltuding. Pos tersebut didukung mobil pemadam kebakaran, kendaraan operasional BPBD, serta personel.

“Selain penanganan dari darat, BPBD Banyuwangi juga berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Timur untuk membahas kemungkinan penanganan melalui jalur udara,” katanya.

Ini karena medan di kawasan Ijen cukup berat, dengan kondisi tebing dan jurang curam yang menyulitkan akses kendaraan menuju sejumlah titik kebakaran. Petugas juga telah menyiapkan sekitar 15 unit jet pump dengan kemampuan jangkauan semprotan sekitar 15 meter.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, Nur Patria Murniawan, mengatakan penutupan dilakukan untuk mengutamakan keselamatan wisatawan dan masyarakat yang berada di kawasan tersebut.

“Hari ini memang jadwalnya tutup karena ada kegiatan Rijig-rijig Kawah Ijen. Kemudian karena ada kebakaran, kita tutup mulai hari ini jalur pendakian sampai waktu yang tidak ditentukan, menunggu api padam,” terang Kepala BBKSDA Jatim, Nur Patria Murniawan.

Patria mengatakan kondisi kebakaran saat ini masih perlu diwaspadai karena api terus membesar dan telah memasuki kawasan TWA Ijen di sekitar Pondok Bunder.

“Api saat ini semakin membesar dan sudah masuk kawasan TWA Ijen, tepatnya di sekitar Pondok Bunder. Kami bersama tim juga teman-teman pecinta alam, pelaku usaha, dan masyarakat sekitar langsung melakukan upaya pemadaman,” ujarnya.

Menurut Patria, faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam penutupan jalur pendakian. Terlebih, kondisi angin di kawasan tersebut cukup kencang sehingga berpotensi mempercepat penyebaran api.

Ia meminta masyarakat dan wisatawan tidak memaksakan diri memasuki kawasan Ijen selama akses pendakian masih ditutup.

“Kami mengimbau masyarakat, terutama wisatawan, untuk bersabar dan selalu mengikuti informasi terbaru dari petugas,” pintanya.

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru