Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

- Redaktur

Jumat, 4 September 2026 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi, Jejaringindonesia.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, Jumat (4/9/2026). Bupati Ipuk mengajukan dukungan helikopter water bombing kepada BPBD Jatim dan Kantor SAR Surabaya untuk memadamkan kebakaran di kawasan Gunung Ijen.

Ipuk bersama Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah III Jawa Timur, Dandim Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, dan Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, memantau langsung lokasi titik api hingga di Pos 4 TWA Kawah Ijen.

Hingga Jumat (4/9/2026), masih terdapat banyak titik api di kawasan hulu. Kondisi medan yang terjal dan sulit dijangkau menjadi kendala dalam proses pemadaman.

Selain memiliki kontur lahan yang curam, kawasan tersebut juga dipenuhi pepohonan. Karena itu, tidak memungkinkan apabila hanya menggunakan tenaga manusia. “Kami sudah cek langsung bersama tim. Terpantau masih ada puluhan titik api dari medium hingga high. Karean itu semua sepakat mengusulkan pemadaman menggunakan helikopter water bombing,” kata Ipuk.

“Mudah-mudahan bisa segera ditindaklunjuti, agar api tidak melebar ke mana-mana,” ucapnya.

Saat ini, lanjut Ipuk, petugas masih terus melakukan upaya pemadaman selama 24 jam. Salah satunya dengan mengangkut air dari bawah menuju lokasi kebakaran. Ipuk juga akan meminta dukungan dari Medco Geothermal Energi untuk membantu mensupport air.

“Pihak Medco juga sudah bersedia memasok air dari embung mereka. Semua pihak gotong berupaya memadamkan api. Terimakasih para petugas dari Tim Gabungan dan para relawan yang terus berupaya keras memadamkan api,” sambung Ipuk.

Selain itu, Ipuk juga mengintruksikan segera didirikan dapur umum di lokasi untuk memudahkan petugas dan relawan.

Ditambahkan Kalaksa BPBD Banyuwangi Partana, titik api telah merembet hingga Pos 4 jalur pendakian Gunung Ijen. Puluhan petugas dan relawan terus berupaya mengendalikan api. Namun, mereka terkendala medan ekstrem, keterbatasan suplai air, serta akses kendaraan menuju lokasi kebakaran.

“Tetapi kami upayakan dua unit mobil tangki mengambil posisi terdekat yang bisa kami jangkau untuk menyuplai empat unit mobil double cabin,” ujar Partana.

Kepala Bidang KSDA Wilayah III Jember Purwantono mengatakan, pihaknya telah melakukan penutupan sementara pendakian Kawah Ijen demi keselamatan masyarakat.

Purwantono menjelaskan, kebakaran di kawasan Kawah Ijen ini rupanya cukup parah karena banyaknya material kering yang mudah terbakar.

Menurutnya, rumput alang-alang, semak belukar, serta material kering lainnya menjadi bahan yang mempercepat penyebaran api. Kondisi angin juga membuat api lebih mudah merambat ke area yang lebih luas.

“Kalau luas yang terbakar kami belum bisa memastikan,” tutur dia.

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru