MALANG, Jejaringindonesia.com – Kelompok 193 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Microsoft Word di Desa Jatimulyo. Kegiatan ini menyasar para perangkat desa dan anggota karang taruna sebagai upaya nyata mendukung transformasi digital di tingkat Desa, Sabtu (19/8/2026).
Program yang diinisiasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMM ini dilatarbelakangi oleh kondisi sebagian perangkat desa yang sudah berusia lanjut dan masih menggunakan metode kerja konvensional.
Mereka memerlukan transfer keilmuan untuk meningkatkan keterampilan digital dalam pengelolaan dan penyusunan dokumen administratif.
Kepala Desa Jatimulyo, Hartoyo, menyambut baik dan mendukung penuh inisiatif para mahasiswa.”Kegiatan KKN adik-adik mahasiswa UMM ini sangat penting karena Bimtek berbagi pengalaman dan transfer keilmuan ini dapat mempermudah kinerja administrasi perangkat desa,” ujar Hartoyo.
Kegiatan pengabdian ini berjalan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ir. Wahyu Andhyka Kusuma, S.Kom., M.Kom., Ph.D. Adapun struktur tim mahasiswa dipimpin oleh Wahyu Hamdani (Prodi Teknik Sipil angkatan 2024) selaku penanggung jawab program kerja Teknologi Informasi.
Ia dibantu oleh sejumlah anggota kelompok, yaitu: M. Abid Dhakilullah (Prodi Teknik Informatika 2022), Mardhlotillah Sobrona D ( Prodi Teknik Informatika 2024), Revalina Hanum Saskia (Prodi Teknik Industri 2024), Aliza Azhara Sri Wijianti (Prodi Ilmu Komunikasi 2024), Kaila Regina Gusti Celesta (Prodi Ilmu Komunikasi 2024), Nuarika Adha Fidyasistha Susetya (Prodi Ilmu Keperawatan 2024).
Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan teori mengenai Microsoft Word, tetapi juga diajak melakukan praktik langsung. Materi praktik difokuskan pada pembuatan dokumen yang sering digunakan dalam kegiatan administrasi sehari-hari.
“Salah satu praktik yang diberikan kepada peserta adalah pembuatan Kop Surat dan Surat Keterangan Domisili. Tujuannya agar peserta langsung memahami pengaturan format dokumen, penempatan kop surat, pengaturan paragraf, tabel, serta tata letak surat agar sesuai dengan kebutuhan administrasi desa,” jelas salah satu anggota pendamping KKN.
Selain membantu perangkat desa, Bimtek ini juga menyasar pemuda karang taruna Desa Jatimulyo. Melalui pelatihan ini, diharapkan organisasi kepemudaan tersebut dapat mengelola kebutuhan administrasi mereka secara lebih efektif, rapi, dan efisien. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat ini menjadi bukti nyata kontribusi akademisi dalam menjawab kebutuhan riil di lapangan.
Jurnalis: Ria
Editor: Diky Prasetyo












