Kolaborasi UIN Malang–Belanda Raih Pendanaan Internasional untuk Riset Lingkungan Berbasis Pendidikan Islam

- Redaktur

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, JEJARING INDONESIA – Kolaborasi akademik internasional antara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan Radboud University berhasil menembus pendanaan internasional melalui program MORA The AIR Fund 2026. Pendanaan tersebut diperoleh untuk mendukung penelitian pengembangan sistem informasi spasial edukatif berbasis tata kelola lingkungan di lembaga pendidikan Islam.

Penelitian bertajuk “Pengembangan Sistem Informasi Spasial Edukatif untuk Tata Kelola dan Pembelajaran Berbasis Lahan di Lembaga Pendidikan Islam; Integrasi Nilai Islam dan Strategi Adaptif Indonesia–Belanda” itu menjadi bagian dari penguatan kerja sama akademik Indonesia dan Belanda dalam bidang pendidikan serta keberlanjutan lingkungan.

Tim peneliti dari UIN Malang terdiri dari Dr. Devi Pramitha, Dr. Jamilah, dan Faridatun Nikmah. Penelitian tersebut juga melibatkan Dr. Farah Nuril Izza dari UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto serta Dr. Ary Samsura dari Radboud University Belanda.

Riset ini berfokus pada pengembangan sistem informasi spasial edukatif yang dapat mendukung tata kelola dan pembelajaran berbasis lahan di lingkungan lembaga pendidikan Islam. Selain mengedepankan pendekatan teknologi dan tata kelola lingkungan, penelitian tersebut juga mengintegrasikan nilai-nilai Islam seperti amanah, keberlanjutan, dan upaya mencegah kerusakan lingkungan atau fasad.

Penggalian data tahap pertama telah dilakukan pada 30 April 2026 di sejumlah lembaga pendidikan Islam di Jawa Tengah, di antaranya Universitas Sains Al-Qur’an, Pondok Pesantren Ar Ridwan, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, serta Pondok Pesantren Darussalam.

Selanjutnya pada Kamis (7/5/2026), tim peneliti melanjutkan penggalian data di Jawa Timur dengan mengunjungi Universitas Islam Zainul Hasan Genggong dan UIN Sunan Ampel Surabaya.

Faridatun Nikmah mengatakan penelitian tersebut tidak hanya bertujuan mengembangkan sistem informasi spasial, tetapi juga membangun kesadaran ekologis berbasis nilai keislaman di lingkungan pendidikan Islam.

“Melalui riset ini, kami ingin menghadirkan model pembelajaran dan tata kelola lahan yang modern, adaptif, dan tetap berpijak pada nilai amanah serta tanggung jawab manusia terhadap lingkungan sebagaimana diajarkan dalam Islam,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara Indonesia dan Belanda diharapkan mampu memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus memperkenalkan perspektif pendidikan Islam Indonesia dalam isu keberlanjutan lingkungan global.

“Kami berharap hasil penelitian ini nantinya dapat diterapkan di berbagai lembaga pendidikan Islam sebagai media pembelajaran ekologis yang inovatif dan mampu membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga bumi,” tambahnya.

Melalui penelitian tersebut, tim peneliti berharap dapat menghasilkan model tata kelola lahan berbasis sistem informasi spasial yang dapat diterapkan di berbagai lembaga pendidikan Islam sebagai media pembelajaran, penguatan kesadaran lingkungan, sekaligus pengembangan strategi adaptif menghadapi tantangan ekologis global.

 

Jurnalis: Rohman

Editor: Diky Prasetyo 

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru