Lansia 73 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Tanah Kosong Perum GDI Kabat, Diduga Terpeleset Saat Memulung

- Redaktur

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com – Seorang perempuan lansia berinisial MWI, 73 tahun warga Dusun Krajan RT 02 RW 01 Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi ditemukan meninggal dunia di tanah kosong timur Megji Futsal area Perum Griya Dadapan Indah (GDI), Kamis 13 Agustus 2026 sekira pukul 10.45 WIB.

Korban pertama kali ditemukan oleh warga dalam kondisi sudah tidak bernyawa di lokasi yang merupakan bantaran sungai dan difungsikan sebagai tempat pembuangan sampah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sehari-hari berprofesi sebagai pemulung sampah di area Perum GDI.

Kapolsek Kabat melalui keterangan di lapangan menyampaikan, setelah menerima laporan dari masyarakat melalui layanan 110, petugas Polsek Kabat bersama Tim Medis Puskesmas Kabat, Tim Inafis Satreskrim Polresta Banyuwangi dan Perangkat Desa Dadapan langsung mendatangi TKP.

Dari hasil pemeriksaan luar oleh Tim Inafis dan Tim Medis, ditemukan luka robek pada tulang kering kaki kiri bagian depan korban. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.

“Diduga korban terpeleset di medan tanah miring setinggi sekitar 4 meter dengan banyak bebatuan dan cor-coran. Tulang kering kaki kiri korban membentur bongkahan cor sehingga mengakibatkan pendarahan,” jelas petugas di lokasi.

Pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini dengan ikhlas dan membuat Surat Pernyataan Penolakan Otopsi. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah duka untuk dimakamkan.

Tindakan kepolisian yang dilakukan meliputi penerimaan laporan, pengamanan TKP, pengumpulan keterangan saksi, koordinasi dengan pihak terkait, dan evakuasi jenazah.

Peristiwa ini menjadi imbauan agar masyarakat, khususnya para lansia, lebih berhati-hati dalam beraktivitas di area dengan medan berbahaya.

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang
Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:02 WIB

ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terbaru