BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com – Seorang perempuan lansia berinisial MWI, 73 tahun warga Dusun Krajan RT 02 RW 01 Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi ditemukan meninggal dunia di tanah kosong timur Megji Futsal area Perum Griya Dadapan Indah (GDI), Kamis 13 Agustus 2026 sekira pukul 10.45 WIB.
Korban pertama kali ditemukan oleh warga dalam kondisi sudah tidak bernyawa di lokasi yang merupakan bantaran sungai dan difungsikan sebagai tempat pembuangan sampah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sehari-hari berprofesi sebagai pemulung sampah di area Perum GDI.
Kapolsek Kabat melalui keterangan di lapangan menyampaikan, setelah menerima laporan dari masyarakat melalui layanan 110, petugas Polsek Kabat bersama Tim Medis Puskesmas Kabat, Tim Inafis Satreskrim Polresta Banyuwangi dan Perangkat Desa Dadapan langsung mendatangi TKP.
Dari hasil pemeriksaan luar oleh Tim Inafis dan Tim Medis, ditemukan luka robek pada tulang kering kaki kiri bagian depan korban. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.
“Diduga korban terpeleset di medan tanah miring setinggi sekitar 4 meter dengan banyak bebatuan dan cor-coran. Tulang kering kaki kiri korban membentur bongkahan cor sehingga mengakibatkan pendarahan,” jelas petugas di lokasi.
Pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini dengan ikhlas dan membuat Surat Pernyataan Penolakan Otopsi. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah duka untuk dimakamkan.
Tindakan kepolisian yang dilakukan meliputi penerimaan laporan, pengamanan TKP, pengumpulan keterangan saksi, koordinasi dengan pihak terkait, dan evakuasi jenazah.
Peristiwa ini menjadi imbauan agar masyarakat, khususnya para lansia, lebih berhati-hati dalam beraktivitas di area dengan medan berbahaya.
Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo












