Ribuan Warga Padati Bersih Desa Kalisongo 2026, Pagelaran Wayang Kulit Jadi Puncak Acara

- Redaktur

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, JejaringIndonesia.com – Puncak peringatan Bersih Desa Kalisongo 2026 dimeriahkan pagelaran wayang kulit di Pendopo Agung Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Minggu (12/7/2026) malam.

Mengusung tema “Bhumi Endah Tuwuning Kalisongo”, pertunjukan seni tradisi ini menjadi ruang silaturahmi warga sekaligus wujud komitmen menjaga warisan budaya leluhur di tengah perkembangan zaman.

Pagelaran menghadirkan dalang Ki Dyan Permana Putra, S.Sos. dengan lakon Wahyu Purbo Sejati. Penampilan Cak Percil dan sinden Proborini turut menyemarakkan suasana. Ribuan warga memadati area pertunjukan hingga larut malam.

Acara dihadiri Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Camat Dau, jajaran Forkopimcam Dau, Kepala Desa Kalisongo Siswanto, kepala desa se-Kecamatan Dau, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta tamu undangan.

Kemeriahan semakin terasa dengan adanya fasilitas videotron dari Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Kabupaten Malang. Layar besar itu memudahkan masyarakat di berbagai sudut lokasi menikmati jalannya pertunjukan dengan lebih jelas.

Bersih Desa merupakan tradisi ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, keselamatan, dan hasil bumi selama setahun. Selain nilai spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, menumbuhkan gotong royong, serta menjaga kelestarian budaya.

Dalam sambutannya, Wabup Lathifah Shohib mengapresiasi Pemerintah Desa Kalisongo dan warga yang terus melestarikan budaya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemdes Kalisongo dan seluruh masyarakat yang terus melestarikan budaya melalui Bersih Desa dan pagelaran wayang kulit. Tradisi seperti ini harus terus dijaga karena menjadi warisan budaya yang sangat berharga,” ujarnya.

Lathifah menilai pelestarian budaya tidak hanya menjaga identitas daerah, tetapi juga strategis untuk mendukung pembangunan. Budaya yang dirawat dapat menjadi daya tarik wisata sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.

Ia mengajak warga bersinergi mendukung program pembangunan Pemkab Malang di sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi.

“Pemerintah Kabupaten Malang terus berkomitmen meningkatkan pembangunan di berbagai sektor. Mari bersama menjaga persatuan, keamanan, dan mendukung program demi kemajuan Kabupaten Malang yang lebih sejahtera,” tuturnya.

Kepala Desa Kalisongo, Siswanto, bersyukur Bersih Desa 2026 berjalan sukses dengan dukungan penuh masyarakat.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Kami berharap tradisi ini terus diwariskan ke generasi muda agar nilai budaya, gotong royong, dan kebersamaan tetap terjaga. Terima kasih kepada Pemkab Malang, panitia, tokoh masyarakat, dan seluruh warga,” kata Siswanto.

Ia berharap Bersih Desa Kalisongo berkembang menjadi agenda budaya yang memperkuat identitas desa dan berdampak pada UMKM, ekonomi kreatif, serta pariwisata Kabupaten Malang.

Antusiasme warga terlihat sepanjang pertunjukan. Tepuk tangan dan sorak penonton mengiringi setiap adegan, membuktikan wayang kulit masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.

Jurnalis: Hafid/Ones
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru