Mengabdi Lewat Seni: Plt. Bupati Tulungagung dan Golkar Meriahkan Pagelaran Wayang Jemblung “Damarwulan Ngawula”

- Redaktur

Sabtu, 19 September 2026 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG, Jejaringindonesia.com – Nuansa kebudayaan begitu terasa di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Tulungagung, Sabtu (19/9/2026) malam. Ruang yang selama ini menjadi tempat aktivitas politik tersebut bertransformasi menjadi panggung seni tradisi melalui Pagelaran Seni Jemblung Campursari Sekar Mekar Picisan, Kecamatan Sendang.

Pertunjukan budaya itu tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk merawat sekaligus mengenalkan kembali kekayaan seni tradisional kepada generasi penerus.

Pagelaran tersebut dihadiri Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tulungagung Jairi Irawan, S.Hum., M.A.P., Mayjen TNI (Purn.) Hari Yuwono, S.I.P., M.M., jajaran Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, jajaran pengurus DPD Partai Golkar, Ketua PK, Ketua PD, anggota Fraksi DPD Partai Golkar Tulungagung, Ki Dalang Muslan, para budayawan, seniman, serta masyarakat dan tamu undangan.
Damarwulan Ngawula, Kisah Pengabdian yang Sarat Makna

Malam itu, Paguyuban Seni Sekar Mekar Picisan Sendang membawakan lakon Damarwulan Ngawula. Cerita tersebut mengangkat perjalanan Damarwulan yang mengawali pengabdiannya dari kehidupan sederhana sebagai seorang abdi pemelihara kuda.

Meski berada dalam posisi yang dipandang sebelah mata, Damarwulan digambarkan memiliki keberanian, kecerdasan dan keteguhan hati. Ketika Kerajaan Majapahit menghadapi ancaman dari Minak Jinggo, Adipati Blambangan, Damarwulan harus menjalankan tugas berat yang penuh risiko.

Kesetiaan, keberanian dan ketulusan dalam mengabdi akhirnya menjadi kekuatan Damarwulan untuk menghadapi tantangan tersebut. Kisah itu sekaligus menyampaikan pesan bahwa kedudukan bukanlah ukuran utama seseorang, melainkan ketulusan dalam menjalankan tanggung jawab dan kesetiaan terhadap pengabdian.

Pesan tersebut menjadi semakin relevan dengan kehidupan bermasyarakat, bahwa setiap orang memiliki peran untuk memberikan manfaat sesuai bidang dan tanggung jawabnya.

Plt. Bupati: Ngawula Berarti Mengabdi kepada Masyarakat
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin memberikan apresiasi kepada keluarga besar DPD Partai Golkar Tulungagung yang telah memberikan ruang bagi seni dan budaya tradisional untuk berkembang.

Menurutnya, kata ngawula memiliki makna yang sangat dekat dengan kehidupan para pemimpin, pengurus organisasi maupun masyarakat.
“Kata ngawula itu artinya mengabdi. Kita semua yang hadir di sini, baik pimpinan daerah, pengurus partai, maupun para seniman, memiliki tugas yang sama yaitu mengabdi kepada bangsa dan masyarakat. Mengabdi untuk membangun Kabupaten Tulungagung secara bersama-sama,” ujarnya.
Ia menilai pertunjukan Jemblung tidak sebatas tontonan. Di dalamnya terdapat pesan moral, nilai keharmonisan, serta pembelajaran kehidupan yang dapat menjadi refleksi bagi masyarakat.
Kebudayaan sebagai Jati Diri

Sementara itu, budayawan Hari Yuwono menekankan pentingnya menempatkan kebudayaan sebagai bagian fundamental dalam kehidupan masyarakat.
Menurutnya, kebudayaan bukan hanya berkaitan dengan kesenian, tetapi juga menjadi landasan dalam membangun karakter dan jati diri bangsa.

“Kebudayaan adalah hal yang pokok. Berpolitik, berekonomi, hingga menjaga keamanan harus selalu berlandaskan kebudayaan sebagai jati diri manusia Indonesia,” jelas Hari Yuwono.
Ia berharap ruang-ruang kebudayaan seperti pagelaran Jemblung dapat terus diperbanyak sehingga seni tradisi tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan diteruskan oleh generasi muda.
Kantor DPD Golkar Jadi Ruang Ekspresi Seniman

Ketua DPD Partai Golkar Tulungagung Jairi Irawan, S.Hum., M.A.P., mengatakan pagelaran seni tradisional tersebut merupakan bagian dari agenda rutin yang digelar setiap tiga bulan sekali di Kantor DPD Partai Golkar Tulungagung.
Menurut Jairi, kantor partai tidak hanya difungsikan sebagai tempat aktivitas organisasi, tetapi juga diupayakan menjadi ruang untuk menyerap aspirasi, menyampaikan informasi kepada masyarakat dan memberikan kesempatan kepada seniman lokal untuk berekspresi.

“Kami ingin kantor DPD Golkar juga menjadi ruang bersama, termasuk bagi para seniman dan budayawan untuk menampilkan karya serta menjaga tradisi yang ada di Tulungagung,” ujarnya.

Pagelaran Jemblung Campursari Sekar Mekar Picisan dari Picisan, Kecamatan Sendang, tersebut menjadi salah satu bentuk nyata upaya mempertemukan ruang politik dengan ruang kebudayaan.
Melalui kegiatan semacam ini, nilai gotong royong, persatuan, pengabdian dan kecintaan terhadap budaya lokal diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat.

Seni tradisi pun diharapkan tidak berhenti sebagai warisan masa lalu, tetapi tetap hidup, berkembang dan memiliki tempat di tengah kehidupan masyarakat Tulungagung.
(Hanik)

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru