Lalai Pasang Rambu, Proyek Jalan PT Nicholas di Dumai Makan Korban Luka Serius

- Redaktur

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dumai, Jejaringindonesia.com – Kecelakaan akibat proyek perbaikan jalan terjadi di Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat. Seorang warga pengguna jalan dilaporkan mengalami luka serius dan harus menjalani operasi di Rumah Sakit Awal Bros setelah terperosok ke dalam lubang galian proyek pada Selasa (23/06) subuh, sekitar pukul 05.00 WIB.

Proyek pembobokan jalan tersebut diketahui dikerjakan oleh PT Nicholas. Berdasarkan keterangan Wartaka, orang tua korban, pihak perusahaan hingga saat ini dinilai tidak acuh dan belum memberikan tanggapan atas musibah yang menimpa anaknya.

“Kami tidak terima dengan kejadian ini. Jika pihak perusahaan PT Nicholas tetap tidak ada iktikad baik dan tidak bertanggung jawab, kami akan membawa kasus ini ke jalur hukum,” tegas Wartaka dengan nada kesal.

Reaksi keras juga datang dari Eri Setiyawan, Panglima Bungsu (Pangsu) Laskar Pemuda Melayu Riau (LHMB) Kecamatan Dumai Barat. Mengingat korban merupakan salah satu anggotanya bernama Deden, Eri menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat kelalaian yang dianggap sepele oleh perusahaan.

“Kami tidak terima anggota kami menjadi korban akibat kelalaian kerja. Kami mendesak penyelesaian yang adil, jika tidak, kami akan mengambil sikap yang sangat tegas terhadap PT Nicholas,” ujar Eri Setiyawan.

Menurut penuturan LP, salah seorang warga Purnama di sekitar lokasi, pengerjaan jalan tersebut dinilai sangat teledor dan membahayakan keselamatan publik. Pada saat kejadian, lokasi pembobokan jalan sama sekali tidak dipasang garis pembatas (line) maupun rambu-rambu peringatan yang memadai untuk malam hari. Kondisi ini diperparah dengan minimnya lampu penerangan di sepanjang jalan yang sedang diperbaiki.

Warga juga menyayangkan sikap reaktif perusahaan yang baru sibuk memasang garis pembatas di sekitar lubang galian setelah jatuh korban jiwa.

Sampai berita ini diturunkan, media masih berusaha menghubungi pihak manajemen PT Nicholas untuk meminta konfirmasi dan klarifikasi terkait tuntutan tanggung jawab dari keluarga korban serta masyarakat setempat.

 

Jurnalis: Edo Risky
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Kondisi Arus Lalu Lintas Menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Masih Lancar
Forum RKB Bahas Tantangan Lapas Banyuwangi: Overkapasitas hingga Dominasi Kasus Narkotika
AirNav Bantu Turbin Listrik untuk Warga Kampung Seling Banyuwangi
ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang
Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:34 WIB

Kondisi Arus Lalu Lintas Menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Masih Lancar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:20 WIB

Forum RKB Bahas Tantangan Lapas Banyuwangi: Overkapasitas hingga Dominasi Kasus Narkotika

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:10 WIB

AirNav Bantu Turbin Listrik untuk Warga Kampung Seling Banyuwangi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:02 WIB

ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Berita Terbaru

Artikel

Sabtu, 3 Okt 2026 - 01:34 WIB