Dugaan Isu Pungli Vendor PT Security RS Awal Bross Kota Dumai di Sorot Publik

- Redaktur

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dumai, Jejaringindonesia.com – Perusahaan penyedia jasa tenaga keamanan (security) outsourcing di Rumah Sakit (RS) Awal Bros Dumai diterpa isu tak sedap. PT Karya Fia Utama (KFU), yang diketahui sebagai vendor penyedia tenaga keamanan untuk operasional RS Awal Bros di wilayah Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, diduga melakukan praktik pungutan liar terhadap para pekerjanya.

Informasi yang diterima redaksi menyebutkan, dugaan pungutan tersebut berkaitan dengan proses penerimaan hingga perpanjangan kontrak kerja tenaga security. Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa terdapat permintaan sejumlah uang kepada calon maupun tenaga kerja aktif dengan dalih tertentu.

“Ada semacam uang pelicin untuk bisa masuk menjadi tenaga security. Kami berharap para pekerja berani bersuara agar persoalan ini sampai ke pihak manajemen RS Awal Bros, karena praktik seperti ini dinilai cukup merugikan dan tidak adil,” ujarnya.

Tidak hanya pada saat awal penerimaan, sumber tersebut juga menyebutkan bahwa setiap kali dilakukan perpanjangan kontrak kerja, pekerja kembali diminta membayar sejumlah uang yang disebut sebagai biaya administrasi.

Menanggapi hal tersebut, Humas RS Awal Bros Dumai, Agum Faisal, saat dikonfirmasi pada Sabtu (1/8/2026), membenarkan bahwa PT KFU sebelumnya merupakan vendor penyedia tenaga keamanan di lingkungan rumah sakit tersebut.

Ia mengaku pihak manajemen telah mendengar isu yang beredar, namun hingga saat ini belum menerima laporan resmi dari tenaga security terkait dugaan pungutan tersebut.

“Hal ini tentu menjadi bahan koreksi dan evaluasi bagi manajemen. Perlu kami sampaikan bahwa sejak Juli 2026, tenaga security di RS Awal Bros Dumai sudah berganti vendor dan tidak lagi menggunakan PT KFU,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran dari sejumlah pemberitaan, PT KFU sebelumnya juga sempat diterpa isu ketenagakerjaan lainnya. Perusahaan tersebut diduga melakukan pembayaran upah di bawah Upah Minimum Kota (UMK) Dumai serta tidak memenuhi ketentuan pembayaran upah lembur.

Bahkan, PT KFU dilaporkan oleh salah satu asosiasi buruh kepada Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Riau atas dugaan pelanggaran ketenagakerjaan, khususnya terkait sistem pengupahan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Karya Fia Utama terkait dugaan pungutan liar maupun isu ketenagakerjaan yang mencuat.

Jurnalis: Edo Risky
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru