Banyuwangi.Jejaringindonesia.com – Jajaran Polsek Kalibaru Polresta Banyuwangi terus memburu pelaku pembuang bayi laki-laki yang menggegerkan warga Dusun Krajan, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi.
Bayi tersebut ditemukan warga pada Sabtu pagi, 4 Oktober 2026, dalam kondisi terbungkus handuk di depan teras rumah warga. Penemuan bayi ini pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 07.00 WIB dan langsung viral di media sosial.
Bayi laki-laki tersebut dalam kondisi selamat saat ditemukan dan langsung dievakuasi warga ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Merespons kejadian itu, Kanit Reskrim Polsek Kalibaru Aiptu Eko Ari Sulistyo bersama anggota melakukan serangkaian penyelidikan di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Langkah pertama yang dilakukan polisi adalah menyisir sedikitnya enam rumah kos yang berada di radius dekat TKP. Penyisiran dilakukan bersama perangkat desa Kalibaru Wetan dan tokoh masyarakat setempat.
“Kami sudah melakukan penyisiran ke enam lokasi kos-kosan yang berada di sekitar TKP penemuan bayi. Langkah ini kami ambil untuk mencocokkan data penghuni serta mendeteksi kemungkinan adanya warga atau penghuni kos yang baru melahirkan,” ujar Aiptu Eko Ari Sulistyo.
Dalam penyisiran tersebut, polisi mencocokkan data administrasi kependudukan, mendata penghuni kos yang baru masuk maupun keluar dalam beberapa hari terakhir, serta mencari tanda-tanda adanya penghuni perempuan yang baru selesai melahirkan.
Polisi juga memeriksa beberapa rumah kontrakan dan kos-kosan yang dihuni pekerja kebun dan karyawan toko di jalur Kalibaru – Glenmore yang selama ini banyak dihuni pendatang.
Selain menyisir kos, polisi juga mengamankan dan memeriksa rekaman CCTV masjid yang berada tidak jauh dari TKP. Dalam video laporan BWI24Jam yang beredar, terlihat petugas mengecek posisi kamera pengawas yang terpasang di atap masjid dan di rumah warga sekitar.
Rekaman CCTV tersebut diharapkan dapat melacak aktivitas warga yang melintas pada jam-jam krusial menjelang penemuan bayi pada Sabtu dini hari hingga pagi.
Petugas terlihat memutar ulang rekaman CCTV malam hari melalui monitor di dalam masjid untuk mengidentifikasi sosok yang diduga membawa dan meletakkan bayi di teras rumah warga.
Hingga Selasa 6 Oktober 2026, kasus ini masih dalam penyelidikan intensif Polsek Kalibaru di bawah back-up Satreskrim Polresta Banyuwangi. Polisi mengimbau masyarakat yang melihat gerak-gerik mencurigakan atau mengetahui adanya tetangga kos yang hamil dan kini tidak lagi terlihat hamil agar segera melapor.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi, segera laporkan ke Polsek Kalibaru. Identitas pelapor akan kami rahasiakan,” pungkasnya.
Jurnalis: Boby Try Setya
Editor: Hafid












