Macet Ketapang Mengular 12 Kilometer, Ongkos Logistik Jawa-Bali Naik 20 Persen

- Redaktur

Minggu, 20 September 2026 - 00:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi, Jejaringindonesia.com – Kemacetan parah di jalur menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi kembali mengular hingga 12 kilometer ke arah Wongsorejo. Pada Malam 19-09-2026.

Keterbatasan kapasitas dermaga akibat perbaikan Dermaga MB 2 Gilimanuk dan belum beroperasinya Dermaga Bulusan membuat antrean kendaraan menembus kawasan SPBU Desa Bangsring, Banyuwangi.

Kendaraan truk yang harusnya menerapkan skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB) justru tertahan berjam-jam di jalur tersebut. Untungnya, untuk kendaraan pribadi dan sepeda motor, jalur Banyuwangi-Surabaya maupun Surabaya-Banyuwangi terpantau lancar di kedua sisi.

Dampak dari kelumpuhan jalur utara Banyuwangi ini bukan sekadar bikin warga harus gigit jari atau beralih ke rapat Zoom seperti yang dialami Herman Suyitno. Efek dominonya langsung menghantam urat nadi distribusi barang ke Pulau Dewata.

Ketua Persatuan Sopir Logistik Indonesia (PSLI) Slamet Barokah mengungkapkan bahwa biaya operasional sopir membengkak akibat konsumsi BBM dan biaya makan yang membendung selama antrean.

Kenaikan tarif borongan truk hingga 20 persen tidak bisa dihindari.

Rute Jakarta-Bali naik dari Rp 13 juta menjadi Rp 14 juta per jalan.

Rute Surabaya-Bali naik dari Rp 4 juta menjadi Rp 5 juta per jalan.

Jika tarif tidak disesuaikan, sopir bisa merugi Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu setiap kali terjebak macet. Risikonya, komoditas pangan yang dibawa bisa rusak di jalan dan pasokan barang ke Bali terganggu.

PSLI meminta pemerintah pusat segera menambah serta memperkuat infrastruktur penyeberangan karena pertumbuhan volume kendaraan tiap tahun tidak sebanding dengan kapasitas dermaga yang ada.

Jurnalis: Boby
Editor: Hafid

Berita Terkait

Forum RKB Bahas Tantangan Lapas Banyuwangi: Overkapasitas hingga Dominasi Kasus Narkotika
AirNav Bantu Turbin Listrik untuk Warga Kampung Seling Banyuwangi
ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang
Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:20 WIB

Forum RKB Bahas Tantangan Lapas Banyuwangi: Overkapasitas hingga Dominasi Kasus Narkotika

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:10 WIB

AirNav Bantu Turbin Listrik untuk Warga Kampung Seling Banyuwangi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:02 WIB

ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari

Berita Terbaru