Kemacetan Parah di Gilimanuk Akibat Blokade Pelabuhan Ketapang

- Redaktur

Minggu, 27 September 2026 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali, Jejaringindonesia.com – Antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, mengular hingga 6,6 kilometer pada Sabtu malam, 26/9/2026, setelah blokade pengemudi truk di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, mengganggu arus penyeberangan Jawa-Bali.

Pada pukul 21.20 Wita, kendaraan masih tertahan hingga kawasan Hutan Cekik dan lalu lintas di sekitar pelabuhan belum sepenuhnya bergerak.

Sejumlah sopir memilih berhenti di tengah antrean sambil menunggu giliran naik kapal. Bambang, seorang sopir truk, mengatakan dirinya sudah tertahan sejak sore tanpa kepastian waktu berangkat.

Sopir lain, I Putu Eka Juliawan, juga mengaku terjebak antrean berjam-jam saat hendak menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk.

Manager Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Bintang Felfian, menguraikan aksi penyampaian aspirasi terjadi di area pintu keluar Dermaga LCM Pelabuhan Ketapang sekitar pukul 15.15 Wita.

“Aksi itu dipicu penyesuaian muatan kapal oleh KSOP Tanjung Wangi demi keselamatan pelayaran, termasuk pengaturan muatan kapal LCT yang membawa truk besar dan sedang,” terangnya.

Penyesuaian tersebut dilakukan karena kondisi cuaca dan maritim yang masih tidak stabil. BMKG Stasiun Meteorologi Banyuwangi – Pelabuhan Ketapang pada Sabtu pukul 15.00 Wita mengeluarkan peringatan dini angin kencang 10-15 knots dari arah utara serta arus kuat di atas 1,2 meter per detik.

ASDP bersama KSOP juga telah menggelar mediasi dengan perwakilan sopir truk untuk mencari solusi yang tetap mengakomodasi pengguna jasa tanpa mengabaikan keselamatan.

ASDP menyebut area Bulusan diaktifkan sebagai buffer area untuk membantu kelancaran lalu lintas kendaraan di sekitar pelabuhan.

Bintang menambahkan, operasional kapal di Selat Bali sudah dibuka kembali pada malam hari dan pelayaran mulai berjalan lagi sekitar pukul 21.15 Wita.

Jurnalis: Boby Try Setya

Editor: Hafid

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru