Polda Jatim Terjunkan 60 Personel dan 30 Motor untuk Urai Macet di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

- Redaktur

Selasa, 8 September 2026 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com — Polda Jawa Timur memberikan perhatian serius terhadap kemacetan parah dan kepadatan kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Sebanyak 60 personel dengan dukungan 30 unit sepeda motor diterjunkan untuk memperkuat jajaran Polresta Banyuwangi dalam mengurai antrean panjang tersebut.

Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Kombespol Rahmat Hakim mengatakan, tambahan personel disiagakan penuh untuk memastikan penanganan kemacetan dilakukan secara maksimal selama 24 jam.

“Puluhan personel itu dibagi dalam empat shift, agar dapat mengatur arus lalu lintas di lapangan,” katanya, 7-8 September 2026.

Rahmat menjelaskan, personel tidak hanya melakukan pengaturan arus lalu lintas statis di titik rawan. Mereka juga diinstruksikan berpatroli bergerak (mobile) di sepanjang jalur antrean, serta memberikan prioritas pengawalan terhadap kendaraan dengan kebutuhan mendesak.

“Kami menurunkan kurang lebih 60 personel dengan dukungan 30 kendaraan roda dua untuk membantu Polresta Banyuwangi. Personel bekerja empat shift selama 24 jam, melakukan pengaturan, patroli, termasuk membantu kendaraan yang membutuhkan penanganan khusus seperti ambulans dan masyarakat yang sedang sakit,” ungkapnya.

Menurut Rahmat, penguatan personel dari Polda Jatim akan terus dilakukan hingga kondisi kepadatan kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang berangsur normal. Setidaknya, kekuatan tambahan dari Polda akan dipertahankan sampai panjang antrean kendaraan dapat ditekan hingga di bawah dua kilometer.

“Kami akan mempertahankan penguatan personel sampai antrean bisa turun di bawah dua kilometer. Tetapi tentu masalah ini tidak bisa hanya diselesaikan dari sisi regulasi lalu lintas darat saja,” tegas perwira menengah berpangkat tiga melati di pundak tersebut.

Rahmat menegaskan, penanganan kepadatan di lintas Ketapang membutuhkan kerja bersama seluruh instansi terkait. Rekayasa lalu lintas di jalur darat harus berjalan beriringan dengan percepatan pelayanan operasional penyeberangan di dalam pelabuhan.

Berdasar hasil pemantauan lapangan, panjang antrean kendaraan bergerak fluktuatif. Pada malam sebelumnya, ekor antrean sempat memanjang hingga 8-9 kilometer.
“Antrean ini sifatnya dinamis. Tadi malam sekitar 8 sampai 9 kilometer, kemudian pukul 04.30 sempat turun menjadi sekitar 1,7 kilometer. Namun siangnya kembali meningkat lebih dari lima kilometer. Karena itu penanganannya harus bersama-sama,” paparnya.

Kementerian Perhubungan bersama PT ASDP Indonesia Ferry telah memberikan dukungan melalui penambahan armada kapal serta penerapan pola TBB (Tiba Bongkar Berangkat) untuk mempercepat penyeberangan. Pemkab Banyuwangi dan Dinas Perhubungan turut memperkuat koordinasi ring luar pelabuhan.
“Semua harus bergerak bersama sesuai tugas masing-masing karena persoalan ini tidak bisa ditangani oleh satu instansi saja,” tegas Rahmat.

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo
Sumber: Dirlantas Polda Jatim

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru