Pemkab Banyuwangi Kirim Surat ke Polresta Malang Kota Terkait Status Hukum Kades Kenjo

- Redaktur

Jumat, 11 September 2026 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com — Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengirim surat resmi kepada Polresta Malang Kota untuk meminta penjelasan terkait status hukum Kepala Desa Kenjo, AS. Langkah ini dilakukan menyusul kekosongan pimpinan di Desa Kenjo setelah AS dikabarkan berurusan dengan hukum.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Banyuwangi MY Bramuda mengatakan, surat tersebut dikirim atas perintah Bupati Banyuwangi. Hingga kini, Pemkab masih menunggu jawaban dari kepolisian untuk memastikan posisi hukum AS.

Informasi yang diterima Pemkab menyebut AS diduga terlibat kasus penipuan beasiswa ke China. Bramuda menyampaikan, yang bersangkutan disebut telah dijemput penyidik Polresta Malang sekitar 10 hari lalu.

Sejak itu, Desa Kenjo mengalami kekosongan kepemimpinan. Pemkab Banyuwangi menilai kejelasan status hukum AS dibutuhkan sebagai dasar untuk menentukan langkah selanjutnya agar roda pemerintahan desa tetap berjalan.

Bramuda menambahkan, penunjukan pejabat pengganti akan dilakukan setelah status AS dipastikan. Sementara ini, pelayanan pemerintahan desa dibantu pihak kecamatan, meski belum ada penunjukan pelaksana tugas atau Plt.

Selain kasus yang ditangani Polresta Malang Kota, Pemkab Banyuwangi sebelumnya juga menerima sejumlah laporan dan pengaduan terkait Kepala Desa Kenjo. AS bahkan pernah diperiksa atas temuan Inspektorat yang berkaitan dengan administrasi dan keuangan desa.

“Proses pembinaan masih berjalan terkait temuan tersebut. Jika hasil review Inspektorat dipenuhi oleh pemerintah desa, persoalan itu dapat diselesaikan,” ujar Bramuda.

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo
Sumber: Pemkab Banyuwangi

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru