Bupati Malang Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Tanpa Sekat Kelompok

- Redaktur

Rabu, 23 September 2026 - 03:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, Jejaringindonesia.com – Bupati Malang HM Sanusi memberikan pesan tegas kepada tiga kepala desa hasil Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) yang baru dilantik. Setelah proses pemilihan selesai, kepala desa diminta tidak lagi membangun sekat berdasarkan kelompok maupun pilihan dalam pemilihan.

Pesan itu disampaikan Sanusi saat melantik dan mengambil sumpah Sulih Andi Susiantoko sebagai Kepala Desa Pandanrejo Kecamatan Pagak, Wahyudi sebagai Kepala Desa Wadanpuro Kecamatan Bululawang, serta Totok Effendi sebagai Kepala Desa Amadenom Kecamatan Dampit di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (23/9/2026).

Sanusi meminta ketiga kepala desa tersebut segera melakukan konsolidasi dan merangkul seluruh masyarakat. Baginya, jabatan kepala desa merupakan amanah untuk memberikan pelayanan kepada seluruh warga, bukan hanya kepada kelompok yang mendukungnya dalam proses PAW.

“Lakukan konsolidasi, semuanya harus merangkul. Tidak ada kelompok-kelompok,” tegas Bupati Sanusi.

Pernyataan tersebut menjadi penekanan penting setelah seluruh tahapan pemilihan kepala desa antar waktu selesai dilaksanakan. Sanusi ingin pemerintahan desa kembali fokus pada pelayanan publik dan pembangunan, bukan terjebak pada perbedaan kelompok.

Sanusi menegaskan, kepala desa memiliki posisi strategis karena bukan sekadar menjalankan fungsi pemerintahan di tingkat desa. Kepala desa juga menjadi figur yang dilihat dan dicontoh masyarakat.

“Kepala desa bukan hanya kepala pemerintahan di desa, sekaligus figur dan menjadi contoh bagi masyarakat,” ujarnya.

Karena itu, kepala desa dituntut mampu menunjukkan sikap yang dapat diterima seluruh lapisan masyarakat. Konsolidasi setelah pemilihan dinilai penting agar pemerintahan desa tidak berjalan berdasarkan kepentingan kelompok tertentu.

Sanusi juga mengingatkan agar pelayanan publik diberikan secara menyeluruh dan tidak dibedakan.

“Pastikan pelayanan publik bagi masyarakat di semua bidang pelayanan, transparan dan pembangunan desa yang terencana. Jaga integritas keuangan,” tegasnya.

Menurut Sanusi, pemilihan kepala desa antar waktu merupakan mekanisme untuk mengisi kekosongan jabatan sekaligus menjaga keberlangsungan pemerintahan desa. Ia mengapresiasi jajaran pemerintah desa, Forkopimcam dan seluruh unsur masyarakat yang telah menjaga tahapan pemilihan berjalan aman dan lancar.

“Pelantikan ini penting sebagai komitmen pelayanan dan membangun desa yang mandiri untuk desanya,” kata Sanusi.

Pesan tersebut sekaligus menempatkan kepala desa yang baru dilantik pada tanggung jawab berikutnya. Setelah mendapatkan mandat, mereka harus memastikan pemerintahan berjalan, pelayanan masyarakat tidak terganggu dan pembangunan desa memiliki perencanaan yang jelas.

Sanusi juga menyampaikan terima kasih kepada para pelaksana tugas kepala desa yang sebelumnya mengisi kekosongan jabatan.

“Terima kasih kepada pelaksana tugas kades yang telah menjalankan tugas. Hari ini kinerja tersebut dilanjutkan kepala desa yang baru dilantik dan diambil sumpahnya,” tuturnya.

Tiga kepala desa yang baru dilantik akan menjalankan sisa masa jabatan sesuai ketentuan.

Sulih Andi Susiantoko, Kepala Desa Pandanrejo Kecamatan Pagak, akan menjabat sampai 21 Juni 2031. Wahyudi, Kepala Desa Wadanpuro Kecamatan Bululawang, akan menjabat sampai 22 Desember 2029. Sedangkan Totok Effendi, Kepala Desa Amadenom Kecamatan Dampit, akan menjabat sampai 13 Juni 2031.

Pelantikan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar Anwar, jajaran Forkopimda, unsur pemerintahan desa, sejumlah OPD dan camat.

Dengan dilantiknya tiga kepala desa PAW tersebut, Sanusi menekankan bahwa mandat jabatan harus diterjemahkan dalam bentuk pelayanan yang terbuka, pembangunan yang terencana serta pemerintahan desa yang mampu merangkul seluruh masyarakat. (Dedik/Dk)

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru