Pemkab Banyuwangi Siapkan Langkah Tegas Usai Kades Kenjo Ditahan Terkait Dugaan Penipuan Beasiswa

- Redaktur

Jumat, 11 September 2026 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com — Pemkab Banyuwangi menunggu kepastian status hukum Kepala Desa Kenjo, Kecamatan Glagah, berinisial AS, yang ditahan Polresta Malang Kota terkait dugaan penipuan berkedok beasiswa kedokteran ke China.

Pemerintah daerah telah mengirim surat resmi untuk meminta penjelasan agar langkah penanganan di desa tersebut bisa segera ditentukan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Banyuwangi MY Bramuda mengatakan, surat tersebut dikirim atas perintah Bupati Banyuwangi. Saat ini pihaknya masih menunggu jawaban dari kepolisian.

“Posisi kepala desa untuk sementara masih kosong. Pelayanan masyarakat di Desa Kenjo sementara diback up oleh pihak kecamatan,” ujar Bramuda.

Berdasarkan informasi yang diterima Pemkab, AS telah ditahan sejak awal September 2026. Yang bersangkutan diduga terlibat dalam kasus yang merugikan seorang pelajar asal Malang hingga Rp150 juta. Kepolisian disebut telah menetapkan AS sebagai tersangka dalam perkara penipuan atau penggelapan dengan modus tawaran beasiswa kuliah kedokteran di China.

Bramuda juga menyampaikan bahwa kasus AS bukan satu-satunya persoalan yang pernah disorot Pemkab Banyuwangi. Sebelumnya, pemerintah daerah menerima sejumlah laporan dan pengaduan terkait yang bersangkutan.

Ia menambahkan, AS juga pernah diperiksa terkait temuan Inspektorat soal administrasi dan keuangan desa.

“Penyelesaian temuan tersebut bergantung pada proses pembinaan dan tindak lanjut hasil review Inspektorat,” kata Bramuda.

Jurnalis: Boby
Editor: Diky Prasetyo
Sumber: Pemkab Banyuwangi

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru