Tambang Emas Ilegal di Bukit Genderuwo Longsor, 1 Penambang Tewas Tertimbun

- Redaktur

Minggu, 6 September 2026 - 06:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com — Seorang penambang emas ilegal meninggal dunia usai tertimbun tanah saat melakukan aktivitas penggalian lubang di kawasan Bukit Genderuwo, Banyuwangi.

Peristiwa terjadi di lokasi Petak 74M, wilayah RPH Pulau Merah, BKPH Sukomade, Perhutani KPH Banyuwangi Selatan. Secara administrasi area tersebut masuk Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.

Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 12.00 WIB. Lubang tambang emas ilegal yang tengah beroperasi tiba-tiba mengalami longsor. Runtuhan material tanah menyebabkan 4 orang penambang langsung terperosok ke dalam lubang.

3 dari 4 penambang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Mereka bisa keluar karena posisi terperosoknya tidak terlalu dalam, yakni berkisar di kedalaman
10 meter.

Namun satu korban tidak dapat diselamatkan. Kepala Desa Sumbermulyo, Suhardi membenarkan jika korban merupakan warganya.

Korban diketahui bernama Sugiarto (50) alias Pak Kancil, warga Dusun Mulyoasri, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun Perhutani terkait penanganan dan penindakan aktivitas tambang ilegal di lokasi tersebut, Minggu 6 September 2026.

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo
Sumber: Perangkat Desa Sumbermulyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru