Tunggu Rekomendasi Kementrian Kehutanan, Disperkim Kota Batu Bakal Sosialisasikan TPU Bersama KPH Malang dan Pemdes Oro-Oro Ombo

- Redaktur

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, Jejaringindonesia.com – Pemerintah (Pemkot) Batu melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Batu, berencana bakal memanfaatkan lahan milik KPH Perhutani sebagai Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kota Batu, berlokasi di kawasan Jalan Lingkar Barat (Jalibar), Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Sebelumnya, Disperkim Kota Batu diketahui juga telah melakukan survei bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Oro-Oro Ombo dan KPH Perhutani Malang untuk melakukan cek lokasi ke lapangan.

Hasilnya, kurang lebih sekitar dua hektar dengan memanfaatkan lahan dari Perhutani KPH Malang, yang sesuai dengan rencana bakal dimanfaatkan untuk fasilitas umum berupa TPU Kota Batu.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kadisperkim) Kota Batu, Drs. Arief As Siddiq, M.H menyampaikan, jika pihaknya mengaku telah berkirim surat yang ditujukan kepada KPH Malang, berkaitan dengan rencana dan sosialisasi.

“Kami telah berkirim surat ke KPH Malang, itu permohonan terkait dengan perencanaan, sekaligus sosialisasi kepada warga masyarakat Desa Oro-Oro Ombo beberapa waktu lalu, tapi sejauh ini masih belum ada balasan,” ujarnya kepada awak media, pada Kamis (23/7/2026).

Sosialisasi dan Sinergitas Lintas Sektor

Berkaitan dengan rencana yang dimaksud, Disperkim Kota Batu berharap ada satu suara soal adanya pemanfaatan lahan milik KPH Perhutani, yang akan dimanfaatkan sebagai TPU Kota Batu.

“Tentunya dalam hal ini kami sepakat untuk satu suara, artinya sosialisasi nanti sembari menunggu surat jawaban dari KPH Malang, memang harus dikoordinasikan semua, artinya Pemdes Oro-Oro Ombo dan juga dari pihak KPH Malang selaku pengampu wilayah tersebut kepada warga masyarakat,” katanya.

Demi Kepentingan Seluruh Masyarakat Kota Batu

Mantan Camat Bumiaji ini juga mengaku terbuka terhadap semua pihak-pihak terkait dan warga masyarakat Desa Oro-Oro Ombo, soal adanya rencana yang dimaksud.

“Tentunya dalam hal ini itukan untuk demi kepentingan semua lapisan warga masyarakat Kota Batu, demi kebersamaan kita semua juga. Jadi, kami selalu terbuka termasuknsaran maupun kritik, sekaligus memberikan solusi yang terbaik bagi kita semua,” paparnya.

Menurutnya, berkaitan dengan rencana memanfaatkan lahan KPH Perhutani untuk TPU Kota Batu harus diperjuangkan bersama, tanpa adanya kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

“Kami berharap agar terwujud itu semua harus diperjuangkan bersama, sangat disayangkan kalau kita tidak memperjuangkan itu semua, sebab ke depan itu kan juga demi anak cucu kita, karena Kota Batu memang belum memiliki TPU sendiri, contohnya saja seperti di Bali,” urainya.

Pesan Jangan Mudah Terprovokasi Pihak Tertentu

Masih berkaitan dengan rencana TPU Kota Batu, Arief As Siddiq sebagai putra daerah asli kelahiran Kota Batu ini juga berpesan kepada semua lapisan warga masyarakat Kota Batu, untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang mempunyai kepentingan pribadi, daripada mengutamakan kepentingan bersama.

“Pesan kami kepada warga Desa Oro-Oro Ombo khususnya dan masyarakat Kota Batu pada umumnya, untuk tidak mudah dipengaruhi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Apalagi demi kepentingan pribadi, sebab ini juga kami perjuangkan demi kepentingan seluruh warga masyarakat Kota Batu hingga sampai ke anak cucu kita,” tegasnya.

Dukung Visi Misi Program Mbatu SAE

Pihaknya juga mengajak kepada seluruh lapisan warga masyarakat Kota Batu, untuk selalu mendukung program kerja dari Pemkot Batu yang terkenal dengan Mbatu SAE.

“Ya, sebagai warga masyarakat Kota Batu kita semua harus selalu kompak dengan mendukung program kerja untuk mewujudkan visi misi Mbatu SAE, sehingga ke depan Kota Batu dapat semakin maju, berkembang, sejahtera masyarakatnya, pariwisata, UMKM dan juga para petani, agar dapat dikenal luas baik di kancah nasional maupun internasional,” pungkas magister hukum ini.

Jurnalis: Ria
Editor: Diky Prasetyo 

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru