Sopir Angkutan Malang Geruduk Pertemuan Tertutup Trans Jatim koridor II Dishub Provinsi Jatim

- Redaktur

Kamis, 3 September 2026 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, Jejaringindonesia.com – Puluhan sopir angkutan kota Malang Raya lintas jalur yang tergabung dalam dua organisasi ADRONE (Asosiasi Driver Indonesia dan SSI (Serikat Sopir Indonesia) mengeruduk pertemuan tertutup Dishub Jatim di Rumah Makan Kantri di Mondoroko, Kabupaten Malang, Kecamatan Singosari, (2/9/26) jam 12.00 WIB.

Aksi tersebut dipicu karena Dishub Jatim hanya mengundang beberapa orang perwakilan jalur saja,hal ini memicu puluhan sopir mendatangi lokasi acara,aksi sempat diwarnai gesekan kecil sebagai bentuk kekecewaan atas digelarnya pertemuan tertutup terkait perencanaan Trans Jatim Koridor II tanpa melibatkan sebagian besar perwakilan sopir angkot tersebut.

Pertemuan terselubung tersebut diketahui dihadiri oleh perwakilan Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur Cito Eko Yuli Saputro, perwakilan Organda Kota Malang Purwono Tjokro Darsono (Ipung), perwakilan Intelkam Polresta Malang Kota, serta hanya segelintir perwakilan sopir angkot (sekitar 5 orang).

Ketua Umum ADRONE, Budi Andri Yanto (Andre) menyayangkan langkah penyelenggara yang mengadakan musyawarah secara diam-diam tanpa mengundang seluruh perwakilan jalur angkot di Malang Raya.

“Kami bersama SSI Malang dan rekan-rekan anggota sopir angkot sangat menyayangkan pertemuan mereka ini. Padahal kami sangat membuka ruang untuk berdiskusi bersama dengan pemerintah, terutama terkait Program Trans Jatim,” ujarnya

Dia juga menegaskan bahwa para sopir pada prinsipnya mendukung penuh program pemerintah dalam memajukan transportasi di Malang Raya. Namun, mereka menuntut agar dilibatkan secara utuh agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Sementara itu Bambang Brengos, perwakilan jalur GA,menyebut pertemuan diam-diam ini memicu miskomunikasi dan kekhawatiran terulangnya masalah lama. Dan isu Kompensasi Koridor I yang Belum Tuntas dan kecurigaan para sopir semakin memuncak berkaca dari pengalaman implementasi koridor sebelumnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Iin Junaidi alias Soni dari perwakilan SSI Malang Raya dengan kekecewaannya. Ia mempertanyakan urgensi pembahasan Koridor II sementara permasalahan pada Koridor I dinilai belum terselesaikan sepenuhnya sesuai notulensi kesepakatan bersama di Kantor Dishub Jatim sebelumnya pada 29/7/2026.

“Kami ini juga sopir Pak,kenapa kok tidak di ajak bicara. Apa bedanya, malah kami ini yang sudah terdampak terugikan adanya koridor I. Kok malah membahas Koridor II, padahal permasalahan Koridor I janjinya diselesaikan dulu sesuai notulensi kesepakatan bersama di Kantor Dishub Jatim kemarin lusa,” tegas Soni.

Ketua jalur angkot ADL, Eko Handi Subakti, juga menyoroti ketidakjelasan dana kompensasi Koridor I. Dalam dialog yang sempat memanas, perwakilan Dishub Jatim, Cito Eko Yuli Saputro, menyatakan bahwa dana kompensasi tersebut ada dan telah disalurkan. Namun, pernyataan ini justru membingungkan para sopir karena sebagian besar merasa tidak pernah menerimanya.

Menanggapi protes keras dari para sopir yang hadir mendadak,Cito Eko Yuli Saputro berdalih bahwa acara ini bukan agenda resmi tapi hanya mengajak para sopir untuk ngopi bareng dan juga telah meminta pihak perwakilan di Malang untuk mengundang seluruh ketua jalur karena keterbatasan data kontak.

Terkait polemik dana kompensasi di Koridor I, Cito mengonfirmasi keberadaan dana tersebut meski mengaku tidak mengetahui secara rinci siapa saja pihak yang menerimanya. Dia juga berjanji akan menjadwalkan pertemuan ulang secara resmi dengan seluruh elemen sopir angkot secara transparan khususnya yang terdampak dalam kurun waktu satu atau dua minggu kedepan.

 

Jurnalis: Hermin

Editor: Diky Prasetyo 

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru