BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com – Sejumlah pasien BPJS di RS Al Huda Banyuwangi mengeluhkan pemulangan saat kondisi kesehatan mereka masih belum membaik. Keluhan itu disampaikan sedikitnya tujuh pasien yang mengaku hanya dirawat sekitar 3 harisebelum diminta pulang. Rabo 19 Agustus 2026.
Sarah, 68 tahun, warga Genteng, mengaku masih merasakan nyeri dada, sesak napas, dan kesulitan berjalan saat dipulangkan setelah menjalani rawat inap selama 3 hari 2 malam.
“Saya minta tetap dirawat karena masih sakit. Tapi katanya memang pasien BPJS biasanya 3 hari sudah pulang,” ujar Sarah.
Keluhan serupa juga disampaikan Yuliana, warga Karetan. Ayahnya yang dirawat karena sesak napas dipulangkan pagi hari dalam kondisi masih tersengal-sengal.
“Semalaman masih sesak, paginya langsung disuruh pulang. Katanya karena pakai BPJS,” kata Yuliana.
Imron, warga lainnya, juga mengalami hal yang sama. Ibunya dipulangkan setelah 3 malam perawatan meski keluhan belum banyak berkurang. Akhirnya ia memilih membawa pulang dan melanjutkan perawatan di rumah.
Dari penelusuran, keluhan ini datang dari tiga ruang rawat berbeda: Iman, Aulia, dan Kemanusiaan. Para pasien menyebut lama perawatan 3-4 hari lalu dipulangkan sudah dianggap “lazim” bagi peserta BPJS.
Hingga berita ini diturunkan, pihak RS Al Huda Banyuwangi belum memberikan keterangan resmi terkait standar lama rawat inap pasien BPJS.
Keluhan ini menambah sorotan terhadap pelayanan rawat inap peserta BPJS Kesehatan di rumah sakit tersebut, khususnya terkait penilaian kondisi pasien sebelum dipulangkan.
Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo












