Momen Kemerdekaan, ASN Banyuwangi Berbagi Daftarkan 5000 Pekerja Informal BPJS Ketenagakerjaan

- Redaktur

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi, JejaringIndonesia.com – Gerakan sosial Aparatur Sipil Negara (ASN) Banyuwangi Berbagi kembali digulirkan. Dalam program yang digelar tiap bulan tersebut, kali ini disalurkan dalam bentuk pendaftaran perlindungan sosial BPJS Ketenagakerjaan bagi ribuan pekerja informal Banyuwangi,seperti buruh nelayan, buruh tani, pedagang kecil, penjual sayur keliling, tukang pijat dan lainnya.

Penyerahan secara simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tersebut dilakukan Bupati Banyuwangi kepada 10 orang perwakilan penerima, dalam momen Upacara Peringatan 17 Agustus, di Taman Blambangan, Senin (17/8/2026).

Saat ini ASN Banyuwangi Berbagi telah mendaftarkan 1144 pekerja informal dari target 5000 peserta sampai dengan akhir Agustus. Para penerima BPJS Ketenagakerjaan tersebut merupakan warga dari yang masuk Desil 1-3 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kemensos.

Dengan terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, peserta mendapatkan jaminan pengobatan rawat jalan dan inap, santunan kematian dan kecacatatan akibat resiko kerja.

Salah satu penerima adalah nelayan bernama Supriyono (62), yang mengaku senang mendapat perlindungan sosial, mengingat resiko pekerjaannya yang cukup besar karena sering mencari ikan di tengah laut.

“Saya biasanya ikut mencari ikan sampai sekitar wilayah Alas Purwo sampai Bali. Ini pertama kalinya saya punya BPJS Ketenagakerjaan, Alhamdulillah kerja jadi lebih tenang,” ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan Muatip, buruh tani adal Desa Jambesari, Kecamatan Giri. Dia mengaku senang mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan. “Senang, matur nuwun,” ujarnya.

Selain itu ada Istiqomah (59) seorang penjual rujak yang berjualan di rumahnya. Selama ini ia berjualan untuk menghidupi dirinya serta satu orang anaknya.

“Saya sangat senang dapat BPJS Ketenagakerjaan, Alhamdulillah gratis, kalau harus bayar sendiri terus terang cukup berat,” ujarnya.

Bupati Ipuk mengatakan ASN Berbagi merupakan gerakan sosial yang telah berjalan secara konsisten sejak dua tahun terakhir sebagai bentuk kepedulian bersama.

“Ini adalah gerakan rutin yang telah kita lakukan bersama-sama sejak 2024. Kami dorong ASN untuk terus melakukan aksi sosial, berbagi rejeki untuk meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu,” kata Ipuk.

Selama ini ASN Berbagi menyumbangkan banyak program, seperti pembagian ribuan sembako kepada warga pra sejahtera yang dibeli dari warung rakyat, pembagian ratusan alat bantu mobilitas seperti kursi roda, hingga bantuan perlatan sekolah untuk siswa kurang mampu.

Tidak hanya melibatkan ASN saja, program ini juga mendapatkan banyak dukungan dari lintas sektor. Seperti kepolisian, TNI, BUMN, BUMD, para pengusaha hingga organisasi profesi di Banyuwangi.

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru