Antre Panjang, Pasien RSUD Dumai Keluhkan Lambatnya Pelayanan

- Redaktur

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI, Jejaringindonesia.com – Pelayanan di RSUD Kota Dumai kembali menjadi sorotan. Sejumlah pasien mengeluhkan lambatnya penanganan sejak pagi hari, sementara dokter baru mulai praktik sekitar pukul 10.00 WIB.

Padahal, menurut pengakuan pasien, durasi pemeriksaan oleh dokter hanya berlangsung 10 hingga 15 menit.

Salah seorang pasien, (Arman), mengaku datang ke RSUD sejak pukul 07.00 WIB untuk mengambil nomor antrean poli. Namun, ia baru bisa diperiksa sekitar pukul 11.30 WIB.

“Saya dari jam 7 sudah di sini. Tapi dokternya baru masuk jam 10. Giliran masuk ruangannya, cuma 10 menit sudah disuruh keluar. Sementara nunggunya berjam-jam,” keluh saat ditemui di RSUD Dumai, Selasa (12/8/2026)

Keluhan serupa juga disampaikan pasien lain. Mereka menilai sistem antrean dan keterlambatan dokter membuat waktu pasien banyak terbuang. Padahal sebagian besar pasien harus meninggalkan pekerjaan untuk berobat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Dumai belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan jam praktik dokter dan lamanya waktu tunggu pasien.

Warga berharap manajemen RSUD dapat mengevaluasi sistem pelayanan agar tidak ada lagi pasien yang menunggu berjam-jam hanya untuk pemeriksaan singkat

Situasi ini menimbulkan antrean panjang dan kerumunan di ruang tunggu. Pasien lansia dan anak-anak tampak kelelahan.

Pelayanan kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Efisiensi waktu dan empati tenaga medis menjadi kunci kepuasan pasien.

Masyarakat Kota Dumai berharap Direktur RSUD Dumai segera turun tangan. Perlu ada evaluasi jam masuk dokter, penambahan tenaga, dan sistem antrean online agar pasien tidak lagi membuang waktu berjam-jam di rumah sakit.

Jurnalis: Edo Risky
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru