MALANG, Jejaringindonesia.com – Koramil 0818/12 Bantur menggelar pembinaan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang dipadukan dengan penyuluhan bahaya narkoba dan pencegahan bullying kepada ratusan pelajar di Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di MA Progresif Zainul Ulum, Desa Rejoyoso, dan SDN 6 Bantur dengan melibatkan sekitar 300 siswa. Pembinaan dipimpin Bati Tuud Koramil 0818/12 Bantur, Peltu Tomy Umbarsono, didampingi seorang anggota.
Dalam materi yang disampaikan, para pelajar diajak menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini melalui penguatan rasa cinta tanah air, semangat persatuan, serta kesadaran bela negara sebagai bekal menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Selain wawasan kebangsaan, Koramil juga memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Para siswa dibekali pemahaman tentang dampak buruk narkoba terhadap kesehatan, prestasi belajar, kehidupan sosial, hingga masa depan mereka. Pelajar juga diajak berani menolak ajakan menggunakan narkoba dan membangun pergaulan yang sehat.
Materi lain yang diberikan adalah pencegahan bullying di lingkungan sekolah. Siswa dikenalkan berbagai bentuk perundungan, mulai dari kekerasan fisik, verbal, hingga melalui media sosial. Mereka juga didorong untuk saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menciptakan lingkungan belajar yang aman serta nyaman.
Peltu Tomy Umbarsono mengatakan generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga karakter dan kedisiplinan.
“Pelajar adalah aset bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia. Karena itu, mereka harus memiliki karakter yang kuat, menjauhi narkoba, tidak melakukan bullying, serta mampu menjaga persatuan dan kerukunan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar Tomy.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kepala MA Progresif Zainul Ulum, Hamimah, S.Pd., menilai pembinaan tersebut memberikan bekal positif bagi peserta didik dalam membangun karakter kebangsaan. Sementara itu, Kepala SDN 6 Bantur, Sirum, S.Pd., berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Sebanyak 100 siswa MA Progresif Zainul Ulum dan sekitar 200 siswa SDN 6 Bantur mengikuti kegiatan dengan antusias. Selama penyuluhan berlangsung, para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar bahaya narkoba, bullying, serta pentingnya menjaga persatuan di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, Koramil 0818/12 Bantur berharap nilai-nilai nasionalisme semakin tertanam sejak usia dini sehingga lahir generasi yang berkarakter, disiplin, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Jurnalis: Edy
Editor: Diky Prasetyo












