Supir Dumtruk Keluhkan Lonjakan Tarif Harga Tanah Timbun Urug Yang Berimbas Penyusutan Ekonomi
Dumai, Jejaring Indonesia – Dengan tinggi nya angka pembelian tanah timbun urug masyarakat kota Dumai yang hendak menimbun untuk tapak rumah nya banyak yang komplain ke para sopir Dumtruk.
Tingginya angka pembelian tanah timbun urug di Akuari galian c yang ada dikota Dumai, membuat pekerja sopir Dumtruk jadi bingung bahkan kesulitan untuk menjualnya kepada masyarakat.
Dampak naik dan tinggi nya angka pembelian tanah timbun urug ini minat masyarakat untuk membangun pun menjadi berkurang.
Perubahan drastis harga beli tanah timbun urug ini justru sangat merugikan bagi pekerja sopir Dumtruk yang ada di Dumai.
Ketua asosiasi dumtruk Kota Dumai Yudhi saat dikonfirmasi awak media ini melalui telepon WhatsApp “Menyatakan
Seharusnya pihak Akuari yang ada dikota Dumai ini, Jangan cuma fokus menaikkan harga tanah urug saja, melainkan pikir kan juga dampak ke sopir Dumtruk. yang menjual ke masyarakat. Mau berapa lagi mereka menjual ke masyarakat.
Ini fakta..
Dengan melonjaknya dan naik nya harga tanah timbun urug ini, berimbas dengan ekonomi para sopir Dumtruk sulit ujarnya.
Dalam waktu dekat ini kami dari asosiasi Dumtruk Kota Dumai akan menyurati DPRD kota Dumai agar masalah ini didapat dibahas dan dapat terselesaikan” tegasnya
Jurnalis: Edo Risky
Editor: Diana





