Tegaskan Identitas Pemikiran Bangsa, Komunitas Literasi Kritis Bedah Buku “Adakah Filsafat Indonesia?” di Malang

- Redaktur

Senin, 27 April 2026 - 01:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, JEJARING INDONESIA – Gramedia Kayutangan menjadi saksi diskusi intelektual yang hangat pada Sabtu (18/4/2026).

Komunitas Literasi Kritis menggelar bedah buku bertajuk Adakah Filsafat Indonesia? karya Dr. Andri Fransiskus Gultom, M.Phil. Acara ini dihadiri oleh hampir 100 akademisi yang antusias mendalami akar pemikiran asli Nusantara.

Dalam diskusi tersebut, ditegaskan bahwa filsafat Indonesia adalah entitas yang hidup dan mandiri, bukan sekadar penikmat atau konsumen pemikiran dari Barat maupun Timur Tengah. Dr. Andri, sang penulis, mengajak audiens untuk menggali thinker resources (sumber daya pemikir) lokal yang melimpah dalam kekayaan budaya Indonesia.

Dr. Andri menekankan agar filsafat Indonesia tidak terjebak dalam definisi tunggal yang mendominasi (hegemonik).

Menurutnya, filsafat Indonesia adalah sebuah mosaik—gabungan ragam kearifan lokal dari Sabang sampai Merauke yang harus diakui secara beragam atau fragmentaris.
Diskusi ini juga menyoroti pentingnya memisahkan filsafat dari sekadar interpretasi politis-ideologis. Hal ini bertujuan agar kebebasan berpikir kritis tetap terjaga dan tidak terbatasi seperti pengalaman di masa lalu.

Hadir sebagai pembedah, Dr. Hipolitus Kristoforus Kewuel dari Universitas Brawijaya menggarisbawahi keunikan karakteristik pemikiran Indonesia, yakni penggabungan antara rasio (logika) dan rasa (budaya). Dr. Hipolitus memuji keberanian intelektual buku ini dalam memetakan posisi filsafat lokal.

Sementara itu, Prof. Dr. Pieter Sahertian dari Universitas Ma Chung menambahkan perspektif strategis. Ia menyatakan bahwa filsafat yang membumi merupakan fondasi bagi kemajuan sains dan teknologi. Ia mencontohkan negara-negara seperti China dan Jepang yang berhasil maju karena tetap teguh pada identitas filosofis Timur mereka.

Acara ini diharapkan menjadi katalis bagi generasi muda untuk berhenti menjadi penonton pemikiran asing dan mulai menggali dasar kebijaksanaan bertindak dari dalam negeri sendiri di tengah kompleksitas dunia modern.

Sumber: Gui Zenaldo de Ambong Mahasiswa PPKN FKIP Universitas Kanjuruhan Malang

Jurnalis: Ria

Editor: Diky

Berita Terkait

Kondisi Arus Lalu Lintas Menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Masih Lancar
Forum RKB Bahas Tantangan Lapas Banyuwangi: Overkapasitas hingga Dominasi Kasus Narkotika
AirNav Bantu Turbin Listrik untuk Warga Kampung Seling Banyuwangi
ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang
Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:34 WIB

Kondisi Arus Lalu Lintas Menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Masih Lancar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:20 WIB

Forum RKB Bahas Tantangan Lapas Banyuwangi: Overkapasitas hingga Dominasi Kasus Narkotika

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:10 WIB

AirNav Bantu Turbin Listrik untuk Warga Kampung Seling Banyuwangi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:02 WIB

ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Berita Terbaru