Waspada! Modus Baru Polisi Gadungan di Malang, Tilang Lalu Minta HP Sebagai Jaminan

- Redaktur

Minggu, 12 April 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang, Jejaring Indonesia — Modus penipuan berkedok aparat kembali terjadi di Kabupaten Malang. Kali ini, dua pelajar kelas 8 MTsN 7 Kabupaten Malang menjadi korban polisi gadungan yang berpura-pura melakukan penilangan di jalan raya.

Kejadian tersebut berlangsung beberapa waktu lalu di Jalan Raya Banjarejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Peristiwa itu kemudian viral di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat.

Menindaklanjuti informasi tersebut, jajaran Polsek Pakis mendatangi lokasi pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB untuk melakukan pengecekan serta menggali keterangan dari korban dan saksi di sekitar lokasi.

Kapolsek Pakis AKP Suyanto menjelaskan, pelaku menghentikan korban saat mengendarai sepeda motor Honda CRF dengan alasan tidak memakai helm dan menggunakan knalpot brong.

“Pelaku kemudian membuka jaket dan menunjukkan rompi bertuliskan polisi. Pelaku mengaku akan menilang korban dan membawa ke Polres Suhat,” terang AKP Suyanto.

Setelah itu, pelaku meminta korban pulang mengambil STNK kendaraan. Sementara itu, pelaku meminta HP korban sebagai jaminan.
Korban yang percaya kemudian pulang mengambil STNK. Namun saat kembali ke lokasi, pelaku sudah menghilang dan membawa kabur HP milik korban.
“Korban mengalami kerugian sekitar Rp3 juta akibat kejadian tersebut,” lanjutnya.
Berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi, pelaku terlihat mengenakan jaket hitam, celana panjang warna krem, helm hitam dan masker. Pelaku juga diketahui mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna merah dengan nomor polisi N-4692-CH.

AKP Suyanto mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penipuan berkedok aparat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya. Jika ada yang mengaku anggota polisi, masyarakat bisa meminta identitas resmi atau mendatangi kantor polisi terdekat.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh Polsek Pakis,” tutupnya.

 

Jurnalis: Hafid

Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Kondisi Arus Lalu Lintas Menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Masih Lancar
Forum RKB Bahas Tantangan Lapas Banyuwangi: Overkapasitas hingga Dominasi Kasus Narkotika
AirNav Bantu Turbin Listrik untuk Warga Kampung Seling Banyuwangi
ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang
Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:34 WIB

Kondisi Arus Lalu Lintas Menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Masih Lancar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:20 WIB

Forum RKB Bahas Tantangan Lapas Banyuwangi: Overkapasitas hingga Dominasi Kasus Narkotika

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:10 WIB

AirNav Bantu Turbin Listrik untuk Warga Kampung Seling Banyuwangi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:02 WIB

ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Berita Terbaru