Momentum Paskah 2026, Kemenag Malang Dorong Penguatan Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama
MALANG, JEJARING INDONESIA — Menjelang perayaan Paskah 2026, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang melalui Bimbingan Masyarakat Kristen mengajak seluruh umat Kristiani untuk mempersiapkan diri secara rohani dengan penuh sukacita, sekaligus menjaga suasana damai dan tertib di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Perayaan Paskah tahun ini mengangkat tema ‘Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita’ yang mengandung pesan penting tentang pembaruan hidup, baik secara pribadi maupun dalam relasi dengan sesama,” ujar Kasubag Tata Usaha (TU) Kemenag Kabupaten Malang, Son Haji.
Tema yang disampaikan oleh Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) tersebut dinilai relevan dengan kondisi saat ini, di mana dunia tengah menghadapi berbagai tantangan seperti konflik, krisis kemanusiaan, hingga perubahan sosial akibat perkembangan teknologi digital.
Dalam konteks tersebut, nilai-nilai Paskah seperti pengharapan, rekonsiliasi, dan pembaruan hidup diharapkan dapat dihidupi bersama, tidak hanya dalam lingkup gereja, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat yang lebih luas.
Sejalan dengan arahan Kementerian Agama Republik Indonesia serta pembinaan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Kemenag Kabupaten Malang menghimbau seluruh gereja dan umat Kristen untuk melaksanakan rangkaian ibadah Pra-Paskah, Pekan Suci, hingga Paskah dengan penuh hikmat serta tetap menjaga ketertiban.
Selain itu, penguatan nilai persaudaraan lintas iman juga menjadi perhatian utama dalam momentum keagamaan ini. Kabupaten Malang sendiri selama ini dikenal memiliki tradisi kerukunan umat beragama yang baik, didukung oleh sinergi antara tokoh agama, masyarakat, pemerintah daerah, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
“Kami berharap momentum Paskah ini semakin memperkuat semangat toleransi, gotong royong, dan saling menghormati di tengah masyarakat yang majemuk,” tambahnya.
Lebih lanjut, umat Kristiani juga diajak untuk menjadikan Paskah tidak hanya sebagai perayaan liturgis, tetapi juga sebagai gerakan nyata dalam menghadirkan kasih, kepedulian sosial, dan perdamaian bagi lingkungan sekitar.
Dengan demikian, nilai kebangkitan Kristus diharapkan benar-benar membawa pembaruan bagi kehidupan bersama, sekaligus memperkokoh kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Malang.
Jurnalis: Hafid
Editor: Diky





