Budaya Ende Lio: Warisan Luhur yang Menantang Arus Modernisasi

- Redaktur

Rabu, 29 April 2026 - 00:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, JEJARING INDONESIA – Tadeus Saputra Pani, mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), menyoroti eksistensi budaya Ende Lio di tengah gempuran zaman. Dalam pandangannya, budaya yang berakar di Kabupaten Ende ini bukan sekadar tradisi usang, melainkan sistem nilai yang relevan untuk menjawab krisis modern, Selasa (28/4/2026).

Menurut Tadeus, kekuatan utama budaya Ende Lio terletak pada keseimbangan hubungan antara manusia dengan alam, sesama, dan leluhur. Di era yang semakin individualistik, nilai gotong royong dan kesadaran kolektif masyarakat Ende Lio menjadi oase yang menawarkan harmoni sosial.

“Ini bukan sekadar romantisme tradisi, melainkan sistem nilai yang sangat relevan untuk menjawab krisis sosial dan lingkungan saat ini,” ujar mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur tersebut.

Namun, Tadeus juga memberikan catatan kritis terhadap tantangan modernisasi.

Ia melihat adanya kecenderungan generasi muda yang mulai menjauh dari adat karena dianggap tidak praktis. Kekhawatiran terbesarnya adalah ketika budaya hanya direduksi menjadi simbol seremonial atau komoditas pariwisata semata, tanpa diresapi maknanya dalam kehidupan sehari-hari.
“Jika hal ini terus terjadi, yang hilang bukan hanya tradisi, tetapi juga cara berpikir dan identitas kolektif masyarakat itu sendiri,” tegasnya.

Adaptasi Sebagai Kunci
Sebagai solusi, Tadeus menekankan bahwa budaya Ende Lio tidak boleh dipandang secara kaku atau statis. Ia mendorong adanya dialog antara tradisi dan teknologi. Nilai-nilai adat menurutnya harus masuk ke dalam kurikulum pendidikan dan dikemas ulang tanpa menghilangkan esensi aslinya.

Lebih jauh, ia berpendapat bahwa “ilmu hidup” masyarakat Ende Lio dalam menjaga ekologi dapat menjadi inspirasi bagi pembangunan berkelanjutan secara global. Penghormatan terhadap alam yang diajarkan leluhur merupakan jawaban atas krisis lingkungan yang melanda dunia saat ini.

Di akhir ulasannya, Tadeus mengajak seluruh elemen bangsa untuk menyadari bahwa menjaga budaya Ende Lio adalah tanggung jawab bersama.

Sebagai bagian dari identitas Indonesia, hilangnya budaya ini berarti hilangnya kedalaman makna tentang jati diri bangsa.
“Budaya ini tidak boleh menjadi beban masa lalu, melainkan harus menjadi kekuatan untuk masa depan,” pungkasnya. (Ria/Dk)

Berita Terkait

Mako hingga Jalan Raya, Kapolresta Banyuwangi Hadir Menjaga Kenyamanan dan Keselamatan Warga
Polsek Bukit Kapur Gelar Subuh Keliling di Masjid Baitur Rahman, Pererat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Bhabinkamtibmas Polsek Bukit Kapur Dampingi Petani Cek Perkembangan Jagung Pipil, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Satpam SMAN 1 Rogojampi Gagalkan Dugaan Peredaran Sabu di Lingkungan Sekolah
Polsek Bukit Kapur Gelar Ekspedisi Merah Putih Presisi, Salurkan Sembako dan Kibarkan Bendera Merah Putih Sambut HUT RI ke-81
Peringatan Hari Pramuka ke-65, Kwarran Sumbermanjing Wetan Akan Laksanakan Upacara di Pantai Tanjung Penyu
Jaringan Sabu Kalipuro Terungkap, Bandar Luar Daerah Ditangkap BNNK Banyuwangi
Silaturahmi Skuat Perseta U – 17 Piala Suratin, Plt. Bupati Tulungagung Petik Falsafah Jawa hingga Filosofi ‘MacGyver

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Mako hingga Jalan Raya, Kapolresta Banyuwangi Hadir Menjaga Kenyamanan dan Keselamatan Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Polsek Bukit Kapur Gelar Subuh Keliling di Masjid Baitur Rahman, Pererat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:04 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Bukit Kapur Dampingi Petani Cek Perkembangan Jagung Pipil, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Satpam SMAN 1 Rogojampi Gagalkan Dugaan Peredaran Sabu di Lingkungan Sekolah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Polsek Bukit Kapur Gelar Ekspedisi Merah Putih Presisi, Salurkan Sembako dan Kibarkan Bendera Merah Putih Sambut HUT RI ke-81

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Jaringan Sabu Kalipuro Terungkap, Bandar Luar Daerah Ditangkap BNNK Banyuwangi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:35 WIB

Silaturahmi Skuat Perseta U – 17 Piala Suratin, Plt. Bupati Tulungagung Petik Falsafah Jawa hingga Filosofi ‘MacGyver

Kamis, 6 Agustus 2026 - 04:01 WIB

Gagasan Yunus Saflembolo: Kembangkan UMKM Papua Lewat “From Planning to Downstreaming” Berbasis Kearifan Lokal

Berita Terbaru