Tulungagung, Jejaringindonesia.com – Komitmen SMP Negeri 1 Sumbergempol dalam membina tumbuh kembang peserta didik tidak hanya berfokus pada ruang kelas formal. Guna menyeimbangkan capaian akademik dan non-akademik, lembaga pendidikan ini mengambil langkah proaktif dalam mengenalkan warisan sejarah lokal secara komprehensif kepada para siswanya.
Bentuk nyata komitmen tersebut ditunjukkan melalui partisipasi aktif sekolah dalam Pembukaan Pameran Temporer Museum Daerah Tulungagung, Selasa (22/9) pagi. Agenda yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dibuka secara resmi oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Tulungagung.
Kepala SMPN 1 Sumbergempol, Nur Kholifah, M.Pd., menegaskan pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) agar para siswa dapat memahami sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap sejarah daerah sendiri.
”Kami terus mendorong perkembangan siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Tahun ini, kami merancang program khusus agar para siswa dapat mendalami sejarah daerahnya secara langsung dan kontekstual,” ujar Nur Kholifah melalui pesan singkat kepada awak media,
Selasa (22/9).
Sebagai implementasi gagasan tersebut, pihak sekolah telah merancang dua agenda edukasi sejarah sepanjang September hingga awal Oktober:
Kunjungan Museum Daerah (22 September 2026)
Menindaklanjuti undangan resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, sekolah mendedikasikan 30 siswa kelas 8 untuk hadir dalam pameran. Akomodasi transportasi pulang-pergi difasilitasi penuh oleh armada bus Dinas Perhubungan, sehingga seluruh kegiatan berlangsung tanpa memungut biaya dari siswa.
Kegiatan Tengah Semester (KTS) Berbasis Sejarah (29 September–1 Oktober 2026)
Bagi siswa kelas 7, sekolah menyiapkan program KTS bertema penjelajahan situs bersejarah di Tulungagung selama tiga hari berturut-turut. Bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Dinas Perhubungan, para siswa akan dimobilisasi menggunakan bus sekolah serta didampingi pemandu wisata profesional tanpa dikenakan biaya.
Inisiatif SMPN 1 Sumbergempol ini menjadi tatanan edukasi berbasis kemitraan daerah yang diharapkan mampu menginspirasi satuan pendidikan lain di Kabupaten Tulungagung dalam mengoptimalkan fasilitas publik demi penguatan literasi sejarah generasi muda.
(Hanik)












