Yayasan Pendidikan Al-Ma’arif Singosari Sambut Peserta Didik Baru Komitmen Deklarasi Ramah Anak

- Redaktur

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, Jejaringindonesia.com – Memasuki tahun ajaran baru, Yayasan Pendidikan Al-Ma’arif Singosari mengajak sekolah dan keluarga membangun lingkungan pendidikan yang membuat anak merasa aman, dihargai dan leluasa berkembang.
Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam menyambut peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027.

Hal itu mengemuka dalam Pertemuan Perdana Wali Peserta Didik Baru yang berlangsung di Auditorium H.M. Yunus Al-Ma’arif Singosari, Sabtu (1/8) pagi. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., jajaran yayasan, pendidik, tenaga kependidikan serta ratusan wali peserta didik baru.

Sanusi menyampaikan, pendidikan anak tidak cukup hanya bertumpu pada proses pembelajaran di sekolah. Keluarga memiliki peran besar dalam mendampingi anak sekaligus menanamkan nilai karakter yang menjadi bekal menghadapi masa depan.

“Pendidikan merupakan investasi terbaik untuk masa depan bangsa. Oleh karena itu, kolaborasi yang erat antara sekolah, orang tua, dan pemerintah menjadi kunci dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, akhlak yang baik, serta mampu menghadapi tantangan zaman,” ujar Sanusi.

Ia mendorong para wali peserta didik untuk terlibat aktif dalam perjalanan pendidikan putra-putrinya. Pendampingan belajar, komunikasi dengan pihak sekolah serta pembiasaan disiplin dan tanggung jawab perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Menurut Sanusi, capaian pendidikan tidak semata-mata diukur melalui prestasi akademik. Pembentukan karakter dan akhlak juga menjadi fondasi yang harus berjalan beriringan agar anak memiliki bekal menghadapi dinamika kehidupan.

Karena itu, hubungan antara orang tua dan sekolah perlu dibangun sebagai kemitraan. Ketika komunikasi keduanya berjalan baik, perkembangan anak dapat dipantau secara lebih utuh, baik dari sisi akademik maupun karakter.

Ketua Yayasan Pendidikan Al-Ma’arif, KH. M. Ahmad Noor, menyampaikan selamat datang kepada seluruh wali peserta didik yang kini bergabung menjadi keluarga besar yayasan.

“Selamat bergabung menjadi keluarga besar Yayasan Al-Ma’arif Singosari. Mari kita bersama-sama mewujudkan sekolah yang ramah anak, tempat anak-anak merasa aman untuk belajar, tumbuh, berkembang, sekaligus membangun karakter dan akhlaknya,” ujar KH. M. Ahmad Noor.

Ia menegaskan, sekolah ramah anak membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Lingkungan yang nyaman dan aman bagi peserta didik harus dibangun melalui kebersamaan antara yayasan, pendidik, tenaga kependidikan dan keluarga.

Pertemuan perdana tersebut sekaligus menjadi ruang bagi pihak yayasan untuk menyampaikan arah pendidikan dan pola pembinaan kepada wali peserta didik baru.
Dari komunikasi sejak awal tahun ajaran, diharapkan terbangun pemahaman yang sama dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak.
Pemkab Malang sendiri terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi tenaga pendidik serta pengembangan sumber daya manusia.

Dengan keterlibatan sekolah dan keluarga secara seimbang, pendidikan diharapkan tidak hanya menghasilkan peserta didik yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga tumbuh sebagai pribadi yang berkarakter, berakhlak dan mampu menghadapi tantangan zaman.

 

Jurnalis: Hafid

Editor: Diky Prasetyo 

Berita Terkait

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Pemkab Malang Teguhkan Semangat Persatuan pada Hari Kesaktian Pancasila 2026
Pasar Banyuwangi Mulai Beroperasi Dengan Konsep Lebih Modern
Fokus Turunkan Angka Kemiskinan, Raperda Perubahan APBD Kabupaten Banyuwangi Disahkan
Fasum Dipersoalkan Warga, BPN Kota Batu Tegaskan Bakal Lakukan Pemblokiran SHM Pemilik Lahan
Pemkab Sorong Apresiasi Pesatnya Perkembangan Orado, Isack Yable: Orado Harus Jadi Olahraga Semua Kalangan
Osob Kiwalan Didorong Jadi Identitas Hidup, Bukan Sekadar Warisan Masa Lalu

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru