Ketindan Carnival 2026 Diikuti 32 Peserta, Angkat Budaya dan Kebersamaan Warga

- Redaktur

Sabtu, 19 September 2026 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, Jejaringindonesia.com – Ketindan Carnival 2026 digelar meriah di Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan budaya tahunan tersebut dihadiri langsung Kepala Desa Ketindan Artining, S.Sos., bersama jajaran perangkat desa dan antusiasme masyarakat.

Ketua Panitia Ketindan Carnival, Agus, mengatakan carnival tahun ini diikuti sebanyak 32 peserta dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

“Pesertanya 32, dari anak-anak sampai dewasa,” ujar Agus di lokasi kegiatan.

Rangkaian acara diawali dengan Pawai Budaya Ketindan yang dimulai pukul 13.30 WIB. Setelah pawai budaya, acara puncak yakni Ketindan Carnival digelar pada malam hari mulai pukul 18.00 WIB.

Menurut Agus, kegiatan ini secara khusus mengusung tema budaya sebagai identitas dan kekuatan kebersamaan warga Desa Ketindan.

“Ini mengusung budaya kita,” kata Agus.

Untuk mendukung kemeriahan acara malam hari, panitia menyiapkan 12 sound system yang telah dipersiapkan jauh hari.

“Sudah komitmen, kita pakai dua belas,” ujarnya.

Terkait durasi kegiatan, panitia sebelumnya telah melakukan rapat koordinasi dengan pihak kepolisian. Dalam rakor tersebut disepakati batas waktu kegiatan hingga pukul 02.00 WIB. Namun secara teknis, panitia memperkirakan kegiatan bisa molor hingga pukul 03.00 WIB menyesuaikan jalannya acara.

“Kalau pembatasan waktu dari pihak kepolisian kemarin kita rakor itu sekitar jam dua. Kalau dari perhitungan waktu kemungkinan sampai jam tiga,” jelasnya.

Dengan konsep pawai budaya, kreativitas kostum peserta, dan hiburan rakyat, Ketindan Carnival 2026 menjadi wujud nyata kekompakan dan pelestarian budaya warga Desa Ketindan. (Hafid/Ria)

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru