MALANG, Jejaringindonesia.com – Ketindan Carnival 2026 digelar meriah di Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan budaya tahunan tersebut dihadiri langsung Kepala Desa Ketindan Artining, S.Sos., bersama jajaran perangkat desa dan antusiasme masyarakat.
Ketua Panitia Ketindan Carnival, Agus, mengatakan carnival tahun ini diikuti sebanyak 32 peserta dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
“Pesertanya 32, dari anak-anak sampai dewasa,” ujar Agus di lokasi kegiatan.
Rangkaian acara diawali dengan Pawai Budaya Ketindan yang dimulai pukul 13.30 WIB. Setelah pawai budaya, acara puncak yakni Ketindan Carnival digelar pada malam hari mulai pukul 18.00 WIB.
Menurut Agus, kegiatan ini secara khusus mengusung tema budaya sebagai identitas dan kekuatan kebersamaan warga Desa Ketindan.
“Ini mengusung budaya kita,” kata Agus.
Untuk mendukung kemeriahan acara malam hari, panitia menyiapkan 12 sound system yang telah dipersiapkan jauh hari.
“Sudah komitmen, kita pakai dua belas,” ujarnya.
Terkait durasi kegiatan, panitia sebelumnya telah melakukan rapat koordinasi dengan pihak kepolisian. Dalam rakor tersebut disepakati batas waktu kegiatan hingga pukul 02.00 WIB. Namun secara teknis, panitia memperkirakan kegiatan bisa molor hingga pukul 03.00 WIB menyesuaikan jalannya acara.
“Kalau pembatasan waktu dari pihak kepolisian kemarin kita rakor itu sekitar jam dua. Kalau dari perhitungan waktu kemungkinan sampai jam tiga,” jelasnya.
Dengan konsep pawai budaya, kreativitas kostum peserta, dan hiburan rakyat, Ketindan Carnival 2026 menjadi wujud nyata kekompakan dan pelestarian budaya warga Desa Ketindan. (Hafid/Ria)












