Malang, Jejaringindonesia.com – Guru dan pihak SDN 1 Tegalrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang merasa bangga atas prestasi siswa yang berhasil meraih juara pencak silat hingga di tingkat Nasional.
Pencapaian prestasi gemilang itu tanpa lepas dari kerja keras sang siswa serta bimbingan intensif dari guru pembinanya serta dukungan penuh dewan guru di lembaga setempat.
Kepala SDN 1 Tegalrejo Supriyadi S. Pd menyampaikan, ekstrakurikuler pencak silat di sekolah bukan sekadar kegiatan kebugaran atau bela diri, tetapi juga menjadi jalur prestasi yang sangat berguna bagi masa depan anak.
Dikatakannya, seperti kejuraan olahraga Pencak silat yang diraih oleh Muhammad Albi Al-Ghozali siswa kelas 5 SDN 1 Tegalrejo baru-baru ini. Nama Albi telah berhasil menorehkan prestasinya hingga di tingkat Kabupaten Malang. Itu berkat
binaan Muhammad Ja’far, seorang guru sekaligus pelatih pelajaran di luar sekolah tersebut.
“Enam tahun lalu Alfa dan Firli, dua siswa bersaudara kembar di SDN 1 Tegalrejo ini berhasil meraih kejuaraan Pencak silat hingga di tingkat nasional. Bukti nyata dedikasi dan kerja keras mereka telah mengharumkan nama sekolah”, ungkap Supriyadi Senin (14/9/2026).
Dengan kebangkitan dan munculnya kembali talenta-talenta muda pencak silat seperti Muhammad Albi Al-Ghozali ini, Supriyadi berharap, selain pelestarian budaya juga berprestasi hingga di tingkat Nasional.
Sementara itu, Muhammad Ja’far S.Pdi pelatih pencak silat sekaligus guru kelas 4 SDN 1 Tegalrejo menuturkan, nama Muhammad Albi Al-Ghozali telah berhasil menjurai pencak silat dengan piala kebanggan Bupati Cup 2026.
Selain di SDN 1 Tegalrejo, tenaga pendidik asal Kecamatan Jabung ini juga menjadi pelatih pencak silat di SDN 3 Harjokuncaran.
Sebuah kebanggaan yang luar biasa bagi pak Guru Ja’far, karena siswa di dua lembaga tersebut sama-sama meraih juara di tingkat Kabupaten. Pencapaian ini membuktikan kualitas, dedikasi, dan profesionalisme seorang pelatih.
Alasan Ja’far melatih pencak silat adalah untuk mewariskan ilmu bela diri, membentuk karakter dan mental murid, serta melestarikan budaya bangsa. Selain itu juga ingin menggali minat dan bakat anak-anak sejak dini.
“Satu saat anak-anak disini kembali
juara pencak silat minimal di tingkat Kabupaten bahkan hingga tingkat nasional. Saya bersyukur, karena selain mengajar di akademik bisa mewarnai SDN 1 Tegalrejo hingga meraih prestasi yang sangat membanggakan”, pungkasnya.
Jurnalis: H.Mansyur
Editor: Diky Prasetyo












