Sinergi Militer & Sepak Bola ; Kapten Arm Miswandi Antarkan Garuda Muda ke Panggung Asia

- Redaktur

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, Jejaring Indonesia – Malang kembali membuktikan diri sebagai gudang talenta sepak bola nasional. Sekolah Sepak Bola (SSB) GAMA FA mencatat sejarah baru setelah dua anak didiknya, M. Arifin Ilham (U-14) dan Muhammad Yusron Nabil (U-12), sukses menembus skuad Timnas Pelajar Indonesia yang berlaga di Malaysia. (Malang, 5 Mei 2026)

Keduanya melewati seleksi ketat, menyisihkan ratusan pesaing dari seluruh penjuru nusantara, hingga akhirnya dipercaya memperkuat Garuda Muda. Hasilnya, *Timnas Pelajar Indonesia berhasil meraih Juara 2 (Runner-up)* dalam turnamen internasional yang diikuti negara-negara kuat Asia seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Timor Leste.

Di balik gemilangnya prestasi ini, terselip sosok Kapten Arm Miswandi, pemilik sekaligus pengasuh GAMA FA Malang. Miswandi bukan hanya seorang pembina sepak bola, tetapi juga perwira aktif TNI yang berdinas di Yonarmed 1/AY Divisi Infanteri 2 Kostrad.

Kepemimpinannya yang disiplin, tegas, namun penuh perhatian terbukti mampu membentuk karakter para pemain muda. Filosofi keprajuritan yang ia terapkan di lapangan latihan menjadikan Arifin dan Nabil bukan hanya tangguh secara teknik, tetapi juga bermental baja menghadapi tekanan kompetisi Internasional.
> “Ini bukan sekadar kebetulan. Prestasi ini adalah buah dari proses panjang, dedikasi dan latihan yang konsisten serta dukungan para orang tua. Kami bangga bisa mengharumkan nama Kostrad, Malang dan Indonesia tentunya,” ujar Kapten Miswandi.

Coach Yudi dan Coach Trico, jajaran pelatih GAMA FA, juga mengungkapkan rasa haru dan bangga atas pencapaian anak didiknya. Mereka menilai keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kombinasi antara pembinaan profesional dan kepemimpinan militer mampu melahirkan generasi emas sepak bola Indonesia.
> “Kami berharap prestasi Arifin dan Nabil menjadi pemantik semangat bagi siswa lain untuk berlatih lebih disiplin demi meraih cita-cita menjadi pemain profesional,” tegas Coach Yudi.

Keberhasilan GAMA FA Malang di bawah asuhan Kapten Arm Miswandi, S.H. menjadi simbol sinergi antara olahraga dan militer. Disiplin, kerja keras, dan semangat juang yang ditanamkan ala Kostrad kini terbukti mampu melahirkan bintang muda yang siap mengangkat nama Indonesia di kancah internasional.

Dengan prestasi ini, Malang sekali lagi menegaskan diri sebagai lumbung talenta sepak bola nasional dan Kapten Arm Miswandi menjadi teladan bahwa kepemimpinan lapangan yang tepat bisa melahirkan generasi emas Garuda Muda pe-Sepak Bola Indonesia.

Pendiv2- Malang kembali membuktikan diri sebagai gudang talenta sepak bola nasional. Sekolah Sepak Bola (SSB) GAMA FA mencatat sejarah baru setelah dua anak didiknya, M. Arifin Ilham (U-14) dan Muhammad Yusron Nabil (U-12), sukses menembus skuad Timnas Pelajar Indonesia yang berlaga di Malaysia. (Malang, 5 Mei 2026)

Keduanya melewati seleksi ketat, menyisihkan ratusan pesaing dari seluruh penjuru nusantara, hingga akhirnya dipercaya memperkuat Garuda Muda. Hasilnya, *Timnas Pelajar Indonesia berhasil meraih Juara 2 (Runner-up)* dalam turnamen internasional yang diikuti negara-negara kuat Asia seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Timor Leste.

Di balik gemilangnya prestasi ini, terselip sosok Kapten Arm Miswandi, pemilik sekaligus pengasuh GAMA FA Malang. Miswandi bukan hanya seorang pembina sepak bola, tetapi juga perwira aktif TNI yang berdinas di Yonarmed 1/AY Divisi Infanteri 2 Kostrad.

Kepemimpinannya yang disiplin, tegas, namun penuh perhatian terbukti mampu membentuk karakter para pemain muda. Filosofi keprajuritan yang ia terapkan di lapangan latihan menjadikan Arifin dan Nabil bukan hanya tangguh secara teknik, tetapi juga bermental baja menghadapi tekanan kompetisi Internasional.
> “Ini bukan sekadar kebetulan. Prestasi ini adalah buah dari proses panjang, dedikasi dan latihan yang konsisten serta dukungan para orang tua. Kami bangga bisa mengharumkan nama Kostrad, Malang dan Indonesia tentunya,” ujar Kapten Miswandi.

Coach Yudi dan Coach Trico, jajaran pelatih GAMA FA, juga mengungkapkan rasa haru dan bangga atas pencapaian anak didiknya. Mereka menilai keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kombinasi antara pembinaan profesional dan kepemimpinan militer mampu melahirkan generasi emas sepak bola Indonesia.
> “Kami berharap prestasi Arifin dan Nabil menjadi pemantik semangat bagi siswa lain untuk berlatih lebih disiplin demi meraih cita-cita menjadi pemain profesional,” tegas Coach Yudi.

Keberhasilan GAMA FA Malang di bawah asuhan Kapten Arm Miswandi, S.H. menjadi simbol sinergi antara olahraga dan militer. Disiplin, kerja keras, dan semangat juang yang ditanamkan ala Kostrad kini terbukti mampu melahirkan bintang muda yang siap mengangkat nama Indonesia di kancah internasional.

Dengan prestasi ini, Malang sekali lagi menegaskan diri sebagai lumbung talenta sepak bola nasional dan Kapten Arm Miswandi menjadi teladan bahwa kepemimpinan lapangan yang tepat bisa melahirkan generasi emas Garuda Muda pe-Sepak Bola Indonesia. (Diky/Hafid)

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru