MALANG, Jejaringindonesia.com — Dua guru RA Al Jauhar Ngijo menorehkan prestasi dalam ajang Gemilang RA yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (PW IGRA) Jawa Timur dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) IGRA ke-24. Kegiatan yang berlangsung di RA Miftahul Huda, Karangploso, Sabtu (3/10/2026), mengantarkan Nur Jihan, S.Psi. meraih Juara 1 lomba Best Practice dan Fadhillah, S.Psi. meraih Juara 2 lomba berkisah tingkat kecamatan.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar RA Al Jauhar Ngijo sekaligus mengantarkan kedua guru untuk melanjutkan kompetisi ke tingkat koordinator wilayah (korwil).
Dalam cabang lomba Best Practice, Nur Jihan, S.Psi. meraih Juara 1 melalui makalah berjudul “Menyemai Mahabbah di Taman Raudhatul Athfal: Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta pada Layanan Inklusi di RA Al Jauhar.” Karya ini mengangkat pengalaman praktik pembelajaran berbasis cinta dalam layanan inklusi, dengan perhatian pada penguatan karakter dan pemenuhan kebutuhan anak yang beragam.
Melalui praktik tersebut, Nur Jihan menunjukkan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta sebagai pendekatan pembelajaran yang mengedepankan kasih sayang, kepedulian, dan penghargaan terhadap keberagaman anak. Gagasan ini sejalan dengan tema lomba, yaitu implementasi Panca Cinta dalam pembelajaran untuk penguatan karakter di Raudhatul Athfal.
Sementara itu, Fadhilah, S.Psi. berhasil meraih Juara 2 lomba berkisah dengan membawakan cerita “Pengemis Tua dan Rasulullah SAW.”
Kisah tersebut mengangkat keteladanan Nabi Muhammad SAW dan menyampaikan pesan moral serta nilai-nilai akhlak melalui metode bercerita yang dekat dengan dunia anak usia dini.
Kepala RA Al Jauhar, Isnaeni Nurul Hidayati, S.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas pencapaian kedua guru tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil dari semangat, dedikasi, dan upaya guru dalam mengembangkan kompetensi serta kreativitas dalam pendidikan anak usia dini.
“Saya sangat bangga dan mengapresiasi prestasi yang diraih. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar RA Al Jauhar sekaligus motivasi bagi seluruh guru untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak. Kami berharap keduanya dapat melangkah lebih jauh dan meraih prestasi di tingkat berikutnya,” ungkap Isnaeni.
Dengan diraihnya Juara 1 dan Juara 2 tingkat kecamatan, kedua guru tersebut selanjutnya akan maju ke tingkat korwil. Tahapan berikutnya menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, memperluas pengalaman, dan menunjukkan praktik pendidikan yang telah diterapkan di RA Al Jauhar Ngijo.
Ajang Gemilang RA mengusung tema “Berkreasi dengan Hati, Berprestasi untuk Negeri.” Kegiatan ini menjadi wadah bagi guru dan anak RA untuk mengaktualisasikan kemampuan, kreativitas, serta keterampilan sekaligus mendorong peningkatan kompetensi dan mutu pendidikan Raudhatul Athfal.












