Satgas Pangan Polda Jatim Sidak Pasar Pucang, Usut Beras Premium di Atas HET

- Redaktur

Senin, 7 September 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, Jejaringindonesia.com – Satgas Pangan Polda Jawa Timur bersama Perum Bulog dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pucang, Surabaya, pada Senin (7/9/2026).

Langkah taktis ini diambil untuk memantau langsung ketersediaan pasokan serta pergerakan harga komoditas pokok, khususnya beras dan Minyakita di tingkat pengecer.

Tim gabungan menyisir sejumlah lapak pedagang guna merespons laporan masyarakat terkait lonjakan harga beras premium belakangan ini.

Dirreskrimsus Polda Jatim sekaligus Kasatgas Pangan Jatim, Kombes Pol Dodi Ruyatman, mengungkapkan bahwa operasi gabungan ini sangat krusial untuk memvalidasi kondisi riil suplai pangan di lapangan.

“Satgas Pangan turun bersama untuk mengecek suplai beras, terutama varian premium. Kami mengonfirmasi adanya informasi mengenai kelangkaan dan tingginya harga beras premium di pasar,” ujar Kombes Pol Dodi Ruyatman di sela-sela sidak.

Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Pucang, stok beras premium sebenarnya relatif aman dan tersedia. Beberapa merek dagang terpantau masih dijual sesuai ketentuan standar.

Meski begitu, petugas tidak menampik adanya beberapa merek lain yang harganya sudah melambung di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Menyikapi temuan tersebut, Kombes Pol Dodi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Ditreskrimsus Polda Jatim berkomitmen melakukan pendalaman intensif terhadap rantai pasok hilir guna mengurai pemicu utama lonjakan harga tersebut.

“Kami akan menelusuri dari mana asal pasokan beras yang dijual di atas HET ini. Kita harus tahu rantai distribusinya hingga harganya bisa melonjak di tingkat pedagang,” tegasnya.

Selain mengawasi pergerakan harga, Satgas Pangan Jatim juga memperketat pengawasan untuk mengantisipasi praktik curang dan spekulan. Salah satu yang diwaspadai adalah modus pengoplosan atau repacking, di mana beras medium dikemas ulang menggunakan karung premium demi meraup keuntungan sepihak.

“Kami memonitor ketat potensi perilaku menyimpang dari oknum pengusaha. Misalnya, memanipulasi beras medium menjadi kemasan beras premium. Namun, khusus di Pasar Pucang hari ini, kami belum menemukan indikasi kecurangan tersebut. Monitoring akan terus kami lakukan secara berkala,” jelas Kombes Pol Dodi.

Sementara itu, perwakilan Bulog Divre Jatim memastikan distribusi pangan tetap normal dan lancar. Untuk meredam gejolak harga, Bulog terus menggelontorkan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) ke pasar-pasar.

“Suplai dari kami lancar dan beras premium tetap tersedia di pasar. Selain itu, beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) terus kami gelontorkan secara masif untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras di seluruh wilayah Jawa Timur,” kata perwakilan Bulog.

Menurut Bulog, kenaikan harga beras premium saat ini lebih dipicu oleh faktor musiman akibat penurunan volume produksi pasca-panen raya terlewati.

Tak hanya beras, tim gabungan juga memastikan pasokan Minyakita aman di tingkat hilir dengan harga dari Bulog sebesar Rp15.700 demi menjaga keterjangkauan masyarakat.

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru