Pemutusan Kontrak 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi: DPRD Bongkar Akar Masalah Distribusi dan ODOL

- Redaktur

Jumat, 4 September 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com — Sekitar 1.600 pekerja PT INKA Banyuwangi tidak diperpanjang kontraknya. Kondisi ini menjadi sorotan DPRD Banyuwangi karena berpotensi menambah angka pengangguran dan menekan aktivitas ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara usai melakukan kunjungan kerja bersama Komisi I ke PT INKA Banyuwangi pada Jumat, 4 September 2026.

“Persoalan ini harus mendapat perhatian serius. Dampaknya tidak hanya dirasakan para pekerja, tetapi juga roda ekonomi lokal,” tegas Made.

Menurutnya, pengurangan tenaga kerja dalam jumlah besar tersebut tidak lepas dari sejumlah kendala operasional yang masih menghambat kinerja PT INKA Banyuwangi. Salah satu masalah utama adalah distribusi hasil produksi dari Banyuwangi ke perusahaan induk di Kabupaten Madiun.

Made menjelaskan, pengiriman lewat jalur darat terkendala aturan Over Dimension Over Loading / ODOL. Sementara opsi pengangkutan melalui jalur kereta api juga belum sepenuhnya memungkinkan karena masih adanya hambatan infrastruktur di Terowongan Mrawan.

“Kondisi ini membuat operasional pabrik belum berjalan optimal dan berimbas pada kebutuhan tenaga kerja di lapangan,” lanjutnya.

DPRD Banyuwangi menilai penyelesaian hambatan distribusi menjadi kunci penting agar aktivitas produksi di Banyuwangi bisa pulih dan menyerap kembali tenaga kerja secara maksimal.

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru