DUMAI, Jejaringindonesia.com – Kondisi Jalan Arifin Ahmad, jalur menuju kawasan industri Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, kembali menjadi sorotan. Selain sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan, minimnya lampu penerangan juga dikeluhkan masyarakat karena dinilai dapat membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari. Rabu,2 September 2026
Sorotan publik kini mengarah kepada perusahaan yang berada di kawasan industri Wilmar. Perusahaan-perusahaan tersebut dinilai perlu menunjukkan kepedulian yang lebih besar terhadap kondisi infrastruktur di sekitar kawasan operasionalnya, termasuk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Jalan Arifin Ahmad merupakan akses penting bagi masyarakat dan aktivitas industri menuju kawasan Pelintung. Kawasan Industri Dumai sebelumnya tercatat pernah melakukan penambalan sejumlah titik jalan berlubang serta pengaspalan jalan Arifin Ahmad lebih kurang 50 meter.Pekerjaan tersebut dikerjakan oleh PT.CLP yang disebut sebagai vendor Wilmar.
Wilmar Group Unit Dumai–Pelintung juga perbaiki jalan 7 titik jalan Arifin Ahmad bulan mei tanggal 6 tahun 2026 dan turun kan personil security ngatur lalu lintas jalan Arifin Ahmad.
Namun, masyarakat menilai persoalan jalan tidak cukup diselesaikan melalui perbaikan yang sifatnya sementara. Kondisi jalan yang kembali mengalami kerusakan serta persoalan lampu penerangan jalan dinilai membutuhkan perhatian dan solusi jangka panjang.
Bahkan dalam Musrenbang Kecamatan Medang Kampai tahun 2027, pemasangan lampu jalan sepanjang Jalan Arifin Ahmad dari Kelurahan Mundam hingga Pelintung tercatat sebagai salah satu usulan kegiatan.
“Jalan ini digunakan masyarakat dan juga menjadi akses menuju kawasan industri. Kami berharap perusahaan yang berada di kawasan Wilmar ikut peduli. Jangan sampai masyarakat hanya melihat aktivitas industri berjalan, sementara persoalan jalan rusak dan penerangan masih menjadi keluhan,” ujar salah seorang warga.
Masyarakat juga mempertanyakan kontribusi lima perusahaan tersebut terhadap fasilitas umum di sekitar kawasan industri. Mereka berharap perusahaan tidak hanya menjalankan kegiatan bisnis, tetapi juga mengambil bagian dalam membantu meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Apalagi, ruas Arifin Ahmad disebut sebagai akses menuju kawasan industri Wilmar Group Pelintung. Pada 2026, ruas tersebut mendapat perhatian pemerintah kota Dumai
Masyarakat meminta Pemerintah Kota Dumai dan pihak perusahaan duduk bersama mencari solusi, baik untuk perbaikan jalan yang rusak maupun pembangunan lampu penerangan Jalan Arifin Ahmad.
Hingga berita ini disusun, 4 perusahaan yang dimaksud diharapkan memberikan klarifikasi mengenai kontribusi dan program CSR mereka, khususnya terkait perbaikan Jalan Arifin Ahmad dan pemasangan lampu penerangan di sepanjang akses kawasan industri tersebut.
Jurnalis: Edo Risky
Editor: Diky Prasetyo












