BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com — Harga cabai bikin geleng-geleng kepala. Dua pemuda di Banyuwangi nekat mencuri cabai siap panen dan harus berurusan dengan polisi setelah diamankan warga.
Peristiwa terjadi di lahan persawahan Dusun Krajan, Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Rabu malam, 26 Agustus 2026 sekitar pukul 23.30 WIB.
Kedua terduga pelaku berinisial M, 31 dan AS, 32, warga Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri.
Mereka kepergok oleh pemilik lahan MHD, 56, yang saat itu sedang ronda bersama saksi. Saat melintas di kebun, MHD melihat sorot lampu senter di antara tanaman cabai.
“Maling!” teriak MHD. Keduanya langsung dikejar dan berhasil diamankan warga. Kamis dini hari 27 Agustus 2026 sekitar pukul 01.00 WIB, keduanya diserahkan ke Polsek Kabat.
Kapolsek Kabat AKP Badrodin Hidayat membenarkan penyerahan kedua pelaku oleh warga. Dari lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 tas kuning berisi cabai siap panen.
Peralatan yang di gunakan oleh para pelaku yaitu
1 karung plastik bekas pupuk, 2 utas tali plastik,
1 utas tali tampar warna biru, 2 senter kepala, 2 senter cop, 1 tas pinggang warna hitam, 2 pasang sandal jepit.
Kendaraan & Lainnya yang digunakan pelaku.
1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol P 6230 QAR
1 unit ponsel Oppo Reno5.
Menurut pelaku dalam pemeriksaan awal, kedua pelaku mengaku ini bukan aksi pertama mereka di lokasi yang sama.
Aksi pertama para pelaku dibilang sudah berhasil membawa kabur sekitar 6 kilogram cabai yang kemudian dijual dengan harga Rp180.000.
Aksi kedua pelaku tersebut Baru sempat memetik sekitar
1 kilogram cabai sebelum dipergoki pemilik lahan dan dikejar warga.
Atas perbuatannya, korban mengalami kerugian ditaksir Rp350.000 atau setara dengan harga 7 kilogram cabai.
Hingga kini, kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti masih diamankan di Mapolsek Kabat untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo












