Ayo Tertib Manajemen Kas: Melalui Sigap, Bpkad Banyuwangi Kuatkan Akuntabilitas Pengelolaan Dana APBD

- Redaktur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com – Kompleksitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menuntut tata kelola yang semakin tertib dan akuntabel. Menjawab tantangan itu, BPKAD Kabupaten Banyuwangi meluncurkan inovasi “SIGAP” – Sistem Integrasi Pendapatan Dan Belanja Terikat.

Inovasi strategis ini digagas oleh Henry Januar Bayuangga, Kabid Anggaran BPKAD Banyuwangi, sebagai bentuk aksi perubahan dalam mewujudkan keuangan daerah yang transparan dan terkendali.

Saat ini Pemkab Banyuwangi mengelola beragam sumber pendapatan dengan ketentuan berbeda-beda. Ada DAK, DBH, Dana Insentif Fiskal, hibah, Bantuan Keuangan, hingga pendapatan lain yang bersifat mengikat dan wajib dipertanggungjawabkan sesuai peruntukannya.

Tanpa sistem pencatatan yang terintegrasi, pemantauan penggunaan dana-dana tersebut menjadi sulit. Posisi kas per sumber dana tidak terpantau secara real time, proses rekonsiliasi terhambat, dan risiko ketidaksesuaian penggunaan pun meningkat.

“Kelemahan pengendalian internal sering terjadi karena belum adanya mekanisme _tagging_ sumber dana yang menyeluruh. Padahal akurasi data ini penting untuk akuntabilitas,” ujar Henry Januar Bayuangga.

SIGAP hadir sebagai solusi. Sistem ini mengintegrasikan mekanisme _tagging_ sumber dana di setiap tahapan pengelolaan keuangan mulai dari Penganggaran, Penatausahaan, Pencairan, hingga Pelaporan.

Dengan SIGAP, BPKAD menargetkan 4 hal utama: Tertib Administrasi Kas. Memastikan setiap rupiah tercatat sesuai sumbernya.

Pengendalian Internal Kuat Meminimalisir kekeliruan penggunaan dana.

Kesesuaian Peruntukan: Menjamin dana digunakan sesuai ketentuan.

Transparansi & Akuntabilitas Laporan keuangan lebih akurat dan dapat di pertanggung jawab kan.

SIGAP bukan hanya soal teknologi. Ini adalah perubahan menyeluruh: dari perbaikan proses bisnis, penguatan kapasitas SDM, hingga penanaman budaya kerja terintegrasi di lingkungan pengelolaan keuangan.

“Pengendalian defisit APBD bukan hal sepele. Ini menyangkut stabilitas fiskal daerah, kelancaran pembangunan, dan keberlanjutan keuangan ke depan,” tegas Henry.

Melalui SIGAP, Banyuwangi membuktikan komitmennya pada _good governance_. Inovasi ini adalah bukti nyata langkah menuju Banyuwangi yang Tertib Administrasi dan Akuntabel.
Banyuwangi, 13 Agustus 2026.

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru