DUMAI, Jejaringindonesia.com – Pemuda Laksamana Melayu Kota Dumai kembali menyuarakan keprihatinan terkait maraknya persoalan yang diduga terkait salah satu tempat hiburan malam di Kota Dumai.
Pernyataan itu disampaikan menyusul pemberitaan mengenai penangkapan seorang terduga pembawa ekstasi yang disebut terjadi setelah keributan di sekitar Kujira Pub dan KTV. Jumat, (31/07/2026)
Panglima Laksamana Melayu Kota Dumai, Said Alwi, S.Sos menyampaikan kekecewaan dan kemarahannya atas kondisi tersebut.
“Kami sangat marah dan kecewa. Tanah Melayu adalah tanah yang beradab, menjunjung tinggi adat, agama, dan moral. Jangan sampai citra Kota Dumai dirusak oleh aktivitas yang diduga menjadi pemicu berbagai persoalan hukum dan sosial. Aparat penegak hukum harus bertindak tegas apabila ditemukan pelanggaran, tanpa pandang bulu,” tegas Said Alwi.
“Ooi Kujira, Jangan Rusakkan Tanah Melayu Kami”
Senada dengan itu, Ahmad Aldo Riwaldi dari Pemuda Laksamana Melayu Kota Dumai melontarkan kritik keras terhadap keberadaan tempat hiburan malam yang menurutnya berpotensi merusak generasi muda.
“Dumai adalah Kota Tanah Melayu, tanah yang beradab. Ooi Kujira, jangan rusakkan tanah Melayu kami dengan usaha malam seperti itu. Keberadaan tempat hiburan malam yang tidak diawasi secara ketat dikhawatirkan dapat merusak generasi muda Kota Dumai,” ujar Ahmad Aldo Riwaldi.
Ia juga meminta aparat kepolisian tidak hanya melakukan razia sesaat, tetapi melakukan penegakan hukum secara menyeluruh apabila ditemukan pelanggaran.
“Kami meminta aparat kepolisian bertindak tegas, bukan sekadar razia. Jika ada dugaan pelanggaran hukum, lakukan pemeriksaan secara menyeluruh sesuai aturan yang berlaku agar Kota Dumai benar-benar bersih dari peredaran narkoba dan tindak pidana lainnya,” katanya.
Pemuda Laksamana Melayu Kota Dumai menegaskan bahwa kritik tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda dan upaya menjaga marwah Kota Dumai sebagai Tanah Melayu yang menjunjung tinggi nilai adat, agama, dan hukum.
Organisasi itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung penegakan hukum yang adil serta menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Dumai.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Kujira Pub & KTV belum memberikan keterangan resmi terkait pernyataan tersebut.
Jurnalis: Edo Risky
Editor: Diky Prasetyo












