Malang, Jejaring Indonesia.com – Keberhasilan pengenalan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kedua adalah langkah luar biasa.
Keberhasilan tersebut sangat ditentukan oleh sinergi antara pihak sekolah, komite dan orang tua. Karena dukungan orang tua dapat menciptakan jembatan emosional yang membantu siswa baru beradaptasi dengan cepat dan positif.
Seperti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN 4 Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang memasuki hari ke-dua Selasa (14/7/2026) berjalan lancar dan sukses.
Kepala SDN 4 Sitiarjo Iin Khameliyati S.Pd mengaku, sebelum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dilakukan serentak untuk tahun ajaran baru 2026/2027 Senin (13/7/2027, dua hari sebelum pelaksanaan, KS dan dewan guru menggelar
rapat bersama wali murid dan komite.
Adapun tujuannya, jelas KS yang akrab disapa Iin ini, yaitu untuk menyamakan visi, mensosialisasikan program orientasi dan membangun kerjasama yang transparan sejak awal tahun ajaran baru ini.
“Pada intinya, agar orang tua selalu memberi dukungan seperti mempersiapan keperluan belajar di hari pertama. Selain itu, agar Bapak, Ibu wali murid bisa bekerjasama, saling mendukung semua program di SDN 4 Sitiarjo ini. Karena, dengan dukungan dari orang tua, kami pastikan transisi siswa baru berjalan lancar”, ungkap Iin Selasa (14/7/2026).
Sebagai bentuk sambutan kepada para peserta didik baru, Iin menyampaikan apresiasi yang mendalam dan terima kasih kepada orang tua murid atas kepercayaan yang telah diberikan kepada SDN 4 Sitiarjo untuk mendidik, membimbing, dan membentuk karakter putra-putri mereka.
“Terimakasih kasih karena kalian sudah berani, ceria, dan semangat masuk sekolah hari ini. Tetap rajin belajar, dengarkan nasihat guru, dan teruslah menjadi anak-anak yang hebat!”, tegas Iin dengan nada semangat.
Dikesempatan itu, Iin juga mengevaluasi keberhasilan dalam rapat bersama komite dan wali murid. Itu dengan tidak adanya tangis siswa baru pad hari pertama masuk sekolah.
“Itu menandakan bahwa para siswa baru di SDN 4 Sitiarjo ini meski hanya ada 7 anak, mereka memiliki kesiapan mental yang matang dan berani menghadapi lingkungan baru”, ucap Iin lirih.
Terlepas dari itu, KS asal Kabupaten Kediri ini juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua peserta didik yang ada di SDN 4 Sitiarjo ini atas konsistensi dalam menerapkan karakter terpuji, menjaga sopan santun, dan melestarikan budaya saling menghormati (salim) di lingkungan sekolah.
“Semuga sikap baik ini terus melekat dan menjadi inspirasi bagi sesama.”, ujar Iin berharap.
Lebih jauh, dia menjelaskan, salah satu rangkaian MPLS di hari kedua yaitu timbang berat dan ukur tinggi badan. Tujuannya yaitu untuk mengidentifikasi Indeks Massa Tubuh (IMT), mengetahui status gizi, serta menjadi data awal kesehatan murid.
Terakhir, hari Jum’at (17/7/2026) kegiatan awal tahun ajaran baru ini yaitu gosok gigi dan makan bersama. Yaitu untuk membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat (PHBS), mempererat kebersamaan, serta melatih kemandirian siswa baru.
“Kegiatan ini juga menjadi sarana adaptasi yang menyenangkan agar murid merasa aman dan nyaman di lingkungan sekolah”, Iin mengakhiri.
Jurnalis: H. Mansyur
Editor: Diky Prasetyo












